a

Subardi Tag

YOGYAKARTA (26 September): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Subardi meyakini koperasi akan lebih berdaya saing dengan badan usaha lain. Diakuinya, badan usaha seperti layanan keuangan saat ini terus memberi kemudahan dengan memanfaatkan teknologi digital, tetapi koperasi mampu berkembang dengan kemauan dan inovasi yang menyeluruh. “Yang dibutuhkan koperasi saat ini adalah keberanian berinovasi. Misalnya merambah sektor layanan online, manfaatkan media sosial, pelayanan yang sama atau lebih baik dengan kompetitor, sehingga ada sesuatu yang baru yang ditawarkan koperasi,” kata Subardi saat menghadiri forum

WONOSARI (23 September): Anggota MPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Subardi mengajak seluruh anak bangsa agar memahami ajaran Empat Pilar Kebangsaan, sebagai bekal menuju Pemilu 2024. Nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah pemandu demokrasi di Indonesia. "Empat Pilar Kebangsaan adalah pemandu demokrasi agar ruang publik sehat dan terdidik. Panduan dari Empat Pilar akan memperbaiki kualitas demokrasi, terutama saat ini memasuki tahun politik," kata Subardi saat melakukan Sosialisasi Empat Pilar di Balai Kelurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Wonosari,

SLEMAN (20 September): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Subardi bersama Kementerian Koperasi dan UKM menggelar pelatihan UMKM bertema ‘Pemasyarakatan Pendampingan Usaha Bagi Wirausaha' di kawasan Seturan, Sleman, DIY, Senin (19/9). Pelatihan tersebut diikuti 60 kelompok UMKM dari Kabupaten Bantul, DIY. Kelompok-kelompok tersebut merupakan pelaku UMKM pemula yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Selain itu, peserta juga dibekali dengan manajemen wirausaha, mencakup marketing hingga akses permodalan usaha. Dalam kesempatan tersebut Subardi mengatakan, pelatihan itu menjadi agenda rutin yang ia gelar setiap bulannya.

WONOSARI (15 September): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Subardi mengapresiasi Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Perusahaan BUMN itu dinilai berkinerja baik dan berinisiatif melayani kelompok masyarakat prasejahtera. Menurut Subardi, kinerja baik PNM DIY dilihat dari layanan akses permodalan, pendampingan, dan program peningkatan kapasitas usaha. “Saya apresiasi kinerja PNM DIY. Banyak masyarakat prasejahtera yang terbantu dengan inisiatif PNM DIY. Ini bukti BUMN hadir di tengah masyarakat,” kata Subardi saat membuka pelatihan pengembangan kapasitas usaha bagi pelaku UMKM di Playen,

JAKARTA (6 September): Negara perlu melakukan pengawasan ketat terhadap koperasi sebagai badan usaha yang mampu meningkatkan perekonomian terutama anggotanya. Banyak modus dilakukan koperasi “nakal” dengan menawarkan investasi palsu kepada masyarakat. Peringatan tersebut dikemukakan anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Subardi dalam rapat kerja Komisi VI DPR dengan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, di Gedung DPR RI, Selasa (6/9). “Pertama, ada niat jahat dari pengurus koperasi. Kedua, koperasi menawarkan program yang menggiurkan seperti bonus tinggi sehingga banyak yang tergiur, padahal itu penipuan,” kata

BANTUL (1 September): Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta menjalin sinkronisasi program di bidang pemberdayaan sosial. Kolaborasi dua unsur masyarakat tersebut terjalin saat kedua pimpinan organisasi ini bertemu di Kantor PWM Yogyakarta di Jalan Gedongkuning, Kotagede, Kabupaten Bantul, baru-baru ini. Ketua DPW NasDem DIY, Subardi mengatakan, kedatangannya untuk menyampaikan capaian program aspirasi NasDem. Menurut Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi NasDem itu, program-program NasDem di Yogyakarta banyak melibatkan kader Muhammadiyah. “Banyak aspirasi yang kita realisasikan itu berasal

SLEMAN (30 Agustus): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Subardi bekerja sama dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggelar sosialisasi pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB). Dalam agenda itu, para pelaku usaha di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga difasilitasi pendaftaran izin usaha. “Para pelaku usaha kita bantu sampai mendapat izin usaha. NIB merupakan langkah awal UMKM agar naik kelas,” kata Subardi di Sleman, DIY, Senin (29/8). Legislator NasDem dari Dapil DIY itu mengatakan, izin usaha akan memberikan kepastian hukum dan menjadi sarana pemberdayaan

SLEMAN (30 Agustus): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Subardi mengatakan menciptakan iklim usaha yang sehat butuh pengawasan kuat, yang bersifat preventif dan represif. Pengawasan preventif fokus kepada pencegahan dan pengendalian atas potensi praktik persaingan tak sehat. Sedangkan, strategi penindakan atau represif sebagai tindak lanjut dari strategi preventif, terutama jika pelanggaran telah terjadi. “Pengawasan perlu dilakukan secara menyeluruh agar iklim usaha terjaga. Kalau iklim usaha terjaga tentunya berdampak pada kesejahteraan suatu daerah. Itu butuh sinergi antara pelaku usaha dengan pemerintah,” kata Subardi

SALATIGA (28 Agustus): Anggota MPR RI Fraksi Partai NasDem, Subardi mengatakan, partai politik (parpol) sebenarnya memiliki peran lebih penting dari sekadar peserta pemilu maupun sebagai pilar demokrasi. Bila dicermati lebih dalam, parpol merupakan poros pembangunan nasional. Konsep itu merupakan penjabaran sila ke-4 Pancasila, bahwa desain permusyawaratan perwakilan itu menempatkan partai politik sebagai aksesnya. “Desain demokrasi perwakilan dalam sila keempat itu salah satu aksesnya lewat parpol. Maka parpol dituntut mencapai goal dari lembaga perwakilan itu, yakni mencapai cita-cita pembangunan nasional,” kata Subardi dalam Seminar Fraksi Partai

JAKARTA (23 Agustus): Polri didesak segera menuntaskan kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang menyeret tersangka mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo. Hingga saat ini kasus tersebut belum sepenuhnya berjalan cepat, terutama menyangkut sidang etik maupun pemberkasan para tersangka. Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Subardi mengingatkan pepatah hukum bahwa ‘Justice delayed justice denied’ atau keadilan yang diterapkan terlambat, sama saja tidak ada keadilan. Menurutnya, kejahatan Ferdy Sambo bukan perkara biasa. Seluruh masyarakat menaruh perhatian dari setiap proses penyidikan. “Kasus ini mengingatkan kepada pepatah hukum bahwa Justice