a

Ratu Ngadu Bonu Wulla Tag

JAKARTA (8 November): Anggota Komisi IX DPR RI, Ratu Ngadu Bonu Wulla mengatakan persoalan stunting di Tanah Air tidak akan selesai jika penanganan sanitasi dan air bersih masih buruk. Legislator Partai NasDem itu mencontohkan, kasus krisis akses air bersih yang ada di daerah pemilihannya Nusa Tenggara Timur II (Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, Kupang, Rote Ndao, dan Kota Kupang). "Ketika ada air, masyarakat berpikir mau cuci tangan atau mau minum. Mereka memilih

TAMBOLAKA (7 November): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratu Ngadu Bonu Wulla mengajak para pemuda Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk belajar sejak dini terkait bahaya stunting. Stunting sangat berbahaya dan mengancam generasi bangsa ke depan. "Remaja yang sudah memasuki usia produktif dan pranikah perlu dibekali pengetahuan akan bahaya stunting. Ketika menikah, mereka sudah tahu bagaimana mengantisipasi stunting," ujar Ratu saat kampanye Percepatan Penurunan Stunting bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), di Tambolaka, SBD, Jumat (4/11). Baca

JAKARTA (28 Oktober): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratu Ngadu Bonu Wulla meminta pemerintah memberikan perhatian khusus kepada anak yang terkonfirmasi gangguan ginjal akut (GGA)/Acute Kidney Injury (AKI). Pemerintah provinsi juga harus aktif turun tangan, terutama pada daerah-daerah yang memiliki fasilitas kesehatan terbatas. “Sangat diharapkan ada upaya pemerintah untuk penanganan. Ini harus ada perhatian khusus. Bagi penderita yang sudah terkonfirmasi, (perawatannya) harus diambil alih oleh pemerintah provinsi. Karena di daerah kan fasilitas kesehatannya sangat minim,” ujar Ratu dalam keterangannya, Kamis (27/10). Baca

JAKARTA (27 Oktober): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratu Ngadu Bonu Wulla menyoroti permasalahan air di Indonesia. Di antaranya terkait ketersediaan air bersih, hingga sumber air yang tercemar limbah tinja. “Masalah klasik dan kita harus berpikir bersama untuk bergandengan tangan. Di daerah-daerah masalah air bersih sangat kompleks, apalagi di NTT,” ujar Ratu dalam keterangannya, Senin (24/10). Baca juga: Ratu Wulla Gencar Dorong Edukasi tentang Stunting Legislator NasDem dari Dapil Nusa Tenggara Timur II (Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Sabu

JAKARTA (19 Oktober): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratu Ngadu Bonu Wulla mengatakan, perlu ada gerakan bersama untuk menyelesaikan persoalan kanker payudara. Pemerintah, tokoh masyarakat, hingga LSM harus bersama mengampanyekan deteksi dini kanker payudara. "Salah satu tingkat kematian tertinggi adalah kanker payudara. Namun di sisi lain, kanker payudara juga bisa disembuhkan. Deteksi dini juga bisa menaikkan usia harapan hidup," ujar Ratu dalam Forum Diskusi Denpasar 12 dengan tema 'Deteksi Dini Kanker Payudara Menyelamatkan Kehidupan Bangsa', secara daring, Rabu (19/10). Baca juga: Ratu

TAMBOLAKA (9 Oktober): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratu Ngadu Bonu Wulla mengatakan, kampanye dan edukasi stunting di Indonesia harus terus digencarkan. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui dan paham tentang stunting. Hal itu ia sampaikan menanggapi sebuah video yang tengah viral di media sosial. Video tersebut diketahui dalam momen lomba pemilihan Nyong dan Nona Alor 2022. Sepasang Nyong dan Nona Alor diberi pertanyaan soal penyebab stunting. Sang pria yang belakangan diketahui mewakili Kecamatan Alor Tengah Utara tersebut mengatakan bahwa stunting adalah

JAKARTA (27 Juli): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratu Ngadu Bonu Wulla meminta pemerintah segera menyelesaikan segala permasalahan dalam pelaksanaan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). "Pemerintah perlu memastikan program jaminan sosial yang telah ada agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Masyarakat harus mendapat jaminan hidup mendasar sebagai seorang manusia, seperti kesehatan, pendidikan, serta ketenagakerjaan dengan sebaik-baiknya," ujar Ratu Wulla dalam Forum Diskusi Denpasar 12, Edisi ke-110 dengan tema 'Menilik Kesiapan Jaminan Sosial Nasional sebagai Antisipasi Krisis Global', secara daring, Rabu (27/7). Beberapa program

TAMBOLAKA (18 Juli): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratu Ngadu Bonu Wulla menggelar kampanye percepatan penurunan stunting di Gereja Kristen Sumba (GKS) Ndeta Ate, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (17/7). Ratu mengatakan, Provinsi NTT menjadi penyumbang terbesar prevalensi stunting di Indonesia. Kasus stunting di NTT kini berada pada angka 22%. Ia memberikan perhatian serius terhadap kerja melawan stunting. “Kampanye penurunan stunting sangat penting agar pemahaman masyarakat akan stunting serta pencegahan dan penanganannya bisa perlahan-lahan

JAKARTA (14 Juli): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratu Ngadu Bonu Wulla menerima audiensi Ikatan Keluarga Besar (IKB) Sumba Tengah Jabodetabek di Ruang Rapat Fraksi Partai NasDem DPR RI, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/7). Dalam audiensi tersebut IKB Sumba Tengah Jabodetabek menyampaikan beberapa aspirasi kepada Ratu, terutama menyangkut isu kesehatan di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Tinur (NTT). Ratu menyampaikan, sektor kesehatan di Kabupaten Sumba Tengah memang membutuhkan perhatian khusus. Ia berjanji seluruh aspirasi dan masukan dari IKB Sumba Tengah Jabodetabek akan

JAKARTA (4 Juli): Fraksi Partai NasDem DPR RI menerima audiensi Koalisi Sipil untuk UU PPRT (Perlindungan Pekerja Rumah Tangga), di ruang rapat Fraksi Partai NasDem DPR RI, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/7). Kedatangan Koalisi Sipil untuk UU PPRT guna meminta sekaligus mendorong agar RUU PPRT bisa segera disahkan menjadi UU. Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratu Ngadu Bonu Wulla yang menerima audiensi tersebut menegaskan, sikap Fraksi Partai NasDem tetap konsisten mendukung disahkannya RUU PPRT. "Sangat mendukung. Sejak 2017 Fraksi Partai NasDem DPR