a

Rachmad Gobel Tag

PONTIANAK (12 Agustus): Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmad Gobel bersama Tim Pengawas tentang Pembangunan Daerah Perbatasan DPR RI (Timwas Perbatasan) berkunjung ke Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Kamis (11/8). Rombongan diterima Gubernur Kalbar, Sutarmidji beserta jajaran. Gobel yang juga Ketua Timwas Perbatasan DPR RI berkunjung ke Kalbar dalam rangka meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Aruk, Kabupaten Sambas. Dalam pertemuan dengan Gubernur Kalbar, Gobel mengharapkan agar Pemerintah Provinsi Kalbar melanjutkan harapan pemerintah membangun ekonomi dan kesejahteraan sosial di kawasan perbatasan,

JAKARTA (10 Agustus): Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmad Gobel, membuka pameran kuliner Nusantara yang dilangsungkan di Jakarta Convention Center, Rabu (10/8). “Kuliner dengan segala bahan rempah dan ragam makanan dan minumannya merupakan solusi dan kekuatan kebangkitan ekonomi nasional,” ungkap Gobel. Pameran berjudul Adirasa Nusantara 2022 merupakan pameran gastronomi, kuliner, dan produk olahan Nusantara. Pameran bertema Cita Rasa Indonesia untuk Dunia itu diikuti para pengusaha rempah dan produk olahan pangan seperti penganan dan masakan. Juga terdapat produk kopi, teh, dan jamu.

JAKARTA (9 Agustus): Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmad Gobel meminta Pelaksana Harian (Plh) Deputi Badan Nasional Pengelola Perbatasan RI, Tumpak Haposan Simanjuntak agar program ke wilayah perbatasan harus dilaksanakan maksimal. "Jangan karena jauh dari pengawasan, pekerjaannya asal jadi,” ungkap Gobel di Ruang Rapat Nusantara III DPR RI, Senayan Jakarta, Selasa (9/8). Pertemuan tersebut juga membahas langkah percepatan sejumlah pembangunan fasilitas yang ada di wilayah perbatasan. Sebagai Ketua Tim Pengawas Pembangunan Perbatasan, Gobel ingin menciptakan kawasan perbatasan yang berdaya saing. “Kawasan perbatasan sering

JAKARTA (8 Agustus): Wakil Ketua DPR RI, Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmad Gobel mengatakan pentingnya memahami sejarah dan masa lalu bangsa. “Membuka lembar-lembar perangko akan membuka cakrawala tentang masa lalu. Memahami masa lalu dengan benar, berarti kita bisa merancang masa depan secara lebih baik dan benar,” ungkap Gobel di Pameran Filateli Dunia “World Stamp Championship and Exhibition Indonesia 2022“ yang dilangsungkan di Gedung Nusantara IV, Kompleks DPR Senayan, Jakarta, Minggu (7/8).  Dalam kesempatan tersebut, Legislator NasDem dari Dapil Gorontalo itu juga menyinggung kondisi dunia

TOKYO (4 Agustus): Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmad Gobel, mengajak Jepang untuk mengembangkan paradigma baru dalam menjalin hubungan diplomatik Indonesia-Jepang. “Jika sebelum ini Jepang banyak berkontribusi di sektor industri dan tambang, maka di usia 65 tahun hubungan Indonesia-Jepang pada 2023 nanti harus lebih memperkuat sektor pertanian dan sumberdaya manusia. Saatnya memperkuat hubungan people to people,” ungkap Gobel di Tokyo, Jepang, Rabu (3/8). Gobel menyampaikan itu saat delegasi DPR RI bertamu ke parlemen Jepang. Delegasi Indonesia dipimpin Gobel didampingi Duta Besar

HOKOTA (3 Agustus): Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmad Gobel memimpin delegasi DPR untuk mengunjungi Kota Hokota, sekitar 100 km dari Tokyo, Jepang, Rabu (3/8). “Sekitar 60 tahun lalu kota ini adalah kota yang miskin, tapi kemudian berhasil mengubah keadaan dengan menjadi pemasok sayur-sayuran di Jepang. Bahkan untuk sejumlah produk menjadi nomor satu dan produk premium untuk seluruh Jepang,” kata Gobel dalam keterangannya. Hal itu disampaikan seusai dialog dengan Wali Kota Hokota, Kishida, dan berkunjung ke areal pertanian milik keluarga Murata.

TOKYO (2 Agustus): Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmad Gobel, mengajak pengusaha Jepang untuk berinvestasi carbon credit di Indonesia. “Indonesia berkomitmen melaksanakan Paris Agreement untuk lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan,” kata Gobel dalam keterangannya, Senin (1/8).  Gobel menyampaikan itu dalam Forestry Investment Dialogues 2022 yang diselenggarakan Kedutaan Besar RI di Tokyo, Jepang. Pembicara lain adalah Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin (PDIP) dan Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari Agus Justianto. Acara itu dibuka Duta Besar Indonesia untuk Tokyo, Heri Akhmadi. Sedangkan anggota

JAKARTA (28 Juli): Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmad Gobel menyambut baik hasil kunjungan dua hari Presiden Joko Widodo ke Jepang. “Investasi Jepang di Indonesia harus memperkuat peningkatan kualitas sumberdaya manusia Indonesia. Jadi poinnya bukan mempekerjakan orang tapi memanusiakan manusia,” kata Gobel dalam keterangannya, Kamis (28/7). Presiden Jokowi mengunjungi Jepang dua hari ini, Rabu-Kamis (27-28/7). Presiden diterima Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida, Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako. Selain itu, Presiden juga bertemu 10 CEO perusahaan di Jepang seperti Toyota, Mitsubishi, Denso, Sharp,

JAKARTA (26 Juli): Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmad Gobel, mendukung inovasi mi berbahan singkong. Dukungan itu disampaikan Gobel seusai menerima pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) yang dipimpin ketua umumnya, Ismed Hasan Putro, yang memproduksi mi berbahan baku singkong dan diberi merek Mie Haji. “Rasanya enak, lembut, dan juga sehat. Nyaman di perut. Inovasi ini patut disambut dengan gembira. Apalagi dipromosikan sebagai mi sehat,” ungkap Gobel di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/7).  Ungkapan tersebut Gobel sampaikan seusai menikmati dua sajian

JAKARTA (20 Juli): Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmad Gobel, mengingatkan untuk tidak lengah dalam menghadapi berbagai tantangan akibat perekonomian global yang terindikasi sedang menuju resesi. Meski sejauh ini indikator perekonomian nasional Indonesia relatif  aman, kondisi itu dapat memburuk jika pemerintah lengah dalam mengantisipasi berbagai kebijakan negara yang menjadi mitra utama seperti China, Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa. “Kita harus memperhatikan secara cermat perkembangan ekonomi mitra utama dan global yang tengah menuju resesi agar dampaknya terhadap perekonomian dalam negeri kita bisa