a

Nurlaela Syarif Tag

TERNATE (6 November): Berbagai upaya dilakukan Komunitas Talas Center Anti Narkoba (TCAN) Ternate untuk mengajak generasi milenial menjauhi narkoba salah satunya dengan mengelar kegiatan Milenial Bershalawat di Benteng Orange, Sabtu (5/11). Pembina TCAN, yang juga anggota Fraksi NasDem, DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif menerangkan kegiatan tersebut diikuti sedikitnya 400 peserta dari kalangan pelajar SMP, SMA, Mahasiswa, hingga komunitas dan Majelis Taklim di Kota Ternate. "Selama ini Talas bersama BNN Maluku Utara dan pemerintah daerah sering menangani kasus remaja pengguna narkotika atau perilaku menyimpang di Kota Ternate,

TERNATE (16 September): Anggota Fraksi NasDem DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif mengingatkan bahwa seluruh hak siswa dan siswi di Kota Ternate harus terpenuhi. Pesan itu disampaikan Srikandi NasDem Ternate itu setelah menjalankan fungsi pengawasan di beberapa Sekolah Dasar (SD) di wilayahnya. Beberapa hal yang menjadi fokus Nurlaela bersama Komisi III Bidang Pendidikan DPRD Kota Ternate diantaranya adalah implementasi Dana Bos dan Bosda (biaya operasionalisasi sekolah), pengadaan buku ajar K13 dan LKPD (lembaran kerja peserta didik) atau LKS (lembaran kerja siswa), serta sejumlah persoalan lainnya. "Kami banyak

TERNATE (5 September): Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate Fraksi NasDem, Nurlaela Syarif turut aktif memperjuangkan hak kesehatan masyarakat tidak mampu melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurut Nurlaela, banyak kasus yang didapatkan seperti ibu melahirkan dengan kondisi normal, bayi lahir prematur, maupun operasi yang terkendala dengan biaya. "Mengantisipasi berbagai kasus kesehatan masyarakat tidak mampu, melalui kerja DPRD Kota Ternate sebagai fungsi representasi masyarakat, kami lakukan koordinasi dengan berbagai sektor," ujar Nurlaela. "Seperti halnya dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, maupun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mempermudah

TERNATE (7 Juli): Anggota Fraksi NasDem DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif menyoroti maraknya kasus penderita gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Ternate. Menurut dia diperlukan solusi bersama untuk mengatasi fenomena tersebut. "Memang ada beberapa kendala yang kiranya perlu segera dikoordinasikan yaitu pemberlakuan BPJS kesehatan dan pembiayaan karena Dinsos juga terkendala biaya," kata dia kepada nasdem.id, Kamis (7/7). Nurlaela mendorong Pemkot Ternate untuk mengadakan rapat koordinasi antara berbagai dinas terkait dengan pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sofifi. "Pemkot juga bisa menyerap alokasi anggaran dari pemerintah pusat dalam hal ini

TERNATE (23 Mei) : Anggota Fraksi NasDem DPRD Kota Ternate, Maluku Utara, Nurlaela Syarif apresiasi langkah Wali Kota M. Tauhid Soleman yang turun langsung memastikan sejumlah anak Ternate yang sebelumnya putus sekolah untuk dapat kembali mengenyam pendidikan. Tauhid Soleman bersama Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama Maluku Utara dan Komunitas Talas Center Anti Narkoba yang merupakan binaan Nurlaela mengantarkan Putri Delani, salah satu siswi putus sekolah kelas 6 SD kembali bersekolah di SDN 7 Kelurahan Santiong Ternate Tengah. "Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah dan dukungan serius Wali

TERNATE (12 Mei) : Laporan data ratusan anak putus sekolah di Kota Ternate, Maluku Utara, akhirnya sampai ke Wali Kota M. Tauhid Soleman. Data tersebut diterima langsung dari Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif di Kantor Wali Kota Ternate, Selasa (10/5). "Hal ini sudah kami sampaikan ke Wali Kota Ternate bersamaan dengan kepedulian dari jajaran Pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Maluku Utara. Wali Kota langsung merespon positif dan menyetujui usulan alokasi anggaran untuk penanganan khusus mengatasi anak putus sekolah di Kota Ternate

TERNATE (11 Mei) : Anggota Fraksi NasDem DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif meminta Pemkot Ternate lebih memperhatikan ancaman terhadap anak-anak putus sekolah, mulai dari SD hingga SMA. Menurut dia pendidikan adalah amanah konstitusi sehingga harus menjadi perhatian semua pihak, terutama pemerintah. "Ini sudah harus menjadi atensi Pak Wali Kota Ternate. Kami Komisi III juga sudah sampaikan secara informal kepada Pak Wali, dan harus menyurat ke instansi terkait. Hanya kan ini bukan hanya persoalan Dinas Pendidikan," kata Nurlaela kepada nasdem.id, Rabu (11/5). Nurlaela mengatakan pihaknya telah mengantongi

TERNATE (29 April) : Komunitas Talas Center Anti Narkoba binaan anggota Fraksi NasDem DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif kembali menggelar aksi berbagi di akhir Ramadan. Kali ini para petugas kebersihan, pengemudi ojek pangkalan mendapat bantuan. Srikandi NasDem Kota Ternate itu mengatakan, kegiatan berbagi rutin dilakukan pada bulan Ramadan dan sengaja berlangsung di akhir Ramadan. Kegiatan tersebut kata dia dilakukan bada sholat subuh dengan titik kumpul di Masjid Raya Almunawar. "Semboyannya meski kecil Talas Center selalu berbagi untuk kemanusiaan diantaranya beras 5 kg untuk yang membutuhkan," kata

TERNATE (27 April) : Anggota Fraksi NasDem DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-23 Kota Ternate. Dia berharap pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan. "Semoga di usia ini, Pemerintah Kota terus berbenah. Tingkatkan pelayanan kepada masyarakat agar mereka bisa lebih menikmati lagi pelayanan di kota yang kita cintai ini," kata Nurlaela, Rabu (27/4). Nurlaela menilai, saat ini penting untuk mengimplementasikan pelayanan publik yang lebih optimal. Pasalnya dia menilai sebagai penyelenggara daerah pemerintah dalam setiap urusannya harus mengacu pada visi

TERNATE (12 April) : Anggota Fraksi NasDem DPRD Kota Ternate, Maluku Utara, Nurlaela Syarif menerima kedatangan ribuan mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Ternate, Senin (11/4). Srikandi NasDem Ternate itu bahkan ikut berorasi bersama para mahasiswa. Di hadapan ribuan mahasiwa Maluku Utara yang tergabung dalam OKP Cipayung Plus itu Nurlaela menyatakan sikapnya mendukung aksi unjuk rasa mahasiswa dengan menyoroti sejumlah isu nasional. Beberapa isu yang menjadi pusat perhatian mahasiswa itu diantaranya kenaikan bahan bakar minyak (BBM), kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai