a

Irma Suryani Tag

JAKARTA (28 Januari): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani menilai kualitas program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ibu hamil periode 2019-2022 paling buruk. Banyak makanan yang sudah berjamur. “PMT periode 2019-2022 ini menurut saya yang paling buruk. Jamuran, rasanya enggak benar, kualitasnya buruk. Wajar kalau Pak Presiden bicara begitu. Saya juga tahu kok, Pak Menteri pakai mulut Pak Presiden untuk menghentikan PMT. Kemudian mau masukkan program kalian yang antah berantah itu (PMT Pangan Lokal). Rakyat dikumpulin di satu tempat, dikasih telur?

JAKARTA (25 Januari): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani bersama Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Hermono berhasil menarik ke luar empat pekerja migran Indonesia (PMI) yang dipekerjakan di sebuah rumah yang berlokasi di Distrik Batu Pahat, Malaysia. Empat PMI itu berasal dari Provinsi Lampung yang diberangkatkan calo bernama Amy dan berkantor di LPKLN Ardhy Yaksa, Jalan Balai Rejo 40 Polos Metro, Lampung. "Mereka diberangkatkan secara ilegal dengan memungut dana dari majikan sebesar 9000 ringgit per orang atau sekitar Rp32.000.000. Mereka dijanjikan

JAKARTA (11 Januari): Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja (Ciptaker) perlu dikaji dari berbagai sudut pandang agar jangan sampai hanya menguntungkan salah satu pihak. “Ada yang harus dilihat oleh DPR kalau Perppu ini sudah diserahkan kepada DPR. Untuk memperbaiki Perppu itu, yang harus diperbaiki pemerintah dan DPR dengan detil adalah turunan dari peraturan pemerintah itu,” kata Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani di Gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1). Baca juga: DPR akan Nilai Pemenuhan Parameter Keluarnya Perppu

JAKARTA (28 Desember): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani mengingatkan Pemerintah Indonesia terkait lonjakan angka Covid-19 di Cina. Ia menyarankan pemerintah untuk menghentikan sementara penerbangan dari dan ke Cina. Lonjakan kasus harian Covid-19 di Cina terus terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan di Provinsi Zhejiang mencapai satu juta kasus baru pada Minggu (25/12). "Stop sementara penerbangan dari dan ke Cina. Jika urgent, setiap penumpang dari Cina wajib diantigen, baru boleh ke luar bandara. Ini penting untuk meminimalisasi surat palsu negatif Covid

JAKARTA (5 Desember): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani menyoroti minimnya ketersediaan alat-alat kesehatan (alkes) di fasilitas kesehatan daerah. Ia mengaku mendapat keluhan dari dokter spesialis yang ditempatkan di daerah dengan sangat minim alkes. “Contohnya begini Pak Menteri, spesialis jantung tentu butuh alkes-alkes yang bisa mendukung kerjanya. Tapi kalau alkesnya tidak tersedia, mereka keberatan ditempatkan di daerah-daerah," ujar Irma saat Rapat Kerja Komisi IX DPR dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/11). Menurut Irma, para

JAKARTA (2 Desember): Fraksi Partai NasDem DPR RI menerima audiensi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di ruang rapat Fraksi Partai NasDem DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/12). PPNI menyampaikan agar UU Keperawatan dikeluarkan dari draf RUU tentang Kesehatan (omnibus law). Untuk diketahui, RUU Kesehatan masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas Prioritas) 2023 dan telah disepakati di Badan Legislasi (Baleg) DPR. PPNI menilai, UU Keperawatan saat ini sudah cukup baik mengatur dan mengakui profesi keperawatan. Sedangkan, dalam draf RUU Kesehatan (omnibus law) justru mengeliminasi pengakuan dan

JAKARTA (2 Desember): Fraksi Partai NasDem DPR RI menerima audiensi aliansi pekerja/buruh Bogor, Jawa Barat, di ruang rapat Fraksi Partai NasDem DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/12). Kumpulan serikat pekerja di Bogor tersebut menyampaikan beberapa hal terkait ketenagakerjaan. Di antaranya, isu pengurangan jam kerja dari 40 jam menjadi 30 jam per minggu. Pengurangan jam kerja tersebut dikhawatirkan akan merugikan pekerja, karena berdasarkan aturan, pekerja di bawah 40 jam dihitung sebagai pekerja per jam dan akan kehilangan gaji pokok. Mereka juga menyampaikan terkait mekanisme pemutusan hubungan

JAKARTA (21 November): Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani menerima audiensi Diesel One Solidarity Community, di Ruang Rapat Fraksi Partai NasDem DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/11). Kehadiran Diesel One Solidarity dalam rangka menyambut Hari AIDS sedunia pada 1 Desember mendatang. Mereka juga menyampaikan beberapa aspirasi terkait penanggulangan HIV AIDS di Indonesia. "Partai NasDem mendapatkan kepercayaan dari mereka untuk berkontribusi dalam penanggulangan HIV AIDS. Kita dianggap pantas berkontribusi, membantu, karena mereka melihat NasDem partai terbuka yang selalu siap membantu," ujar Irma

JAKARTA (20 November): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani mempertanyakan tindakan hukum bagi perusahaan yang menyalahi aturan penggunaan Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) dalam produksi obat sirop yang diduga menjadi pemicu terjadinya Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak. Dari ratusan perusahaan yang menggunakan EG dan DEG, hingga kini baru empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka. "Sebetulnya perusahaan farmasi yang menggunakan EG dan DEG kan sekitar 100 lebih. Pertanyaannya, kenapa yang dijerat cuma empat?" kata Irma dalam keterangannya,

MUARA ENIM (9 November): Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani memberikan lima unit traktor untuk lima kelompok tani di Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu, Muara Enim, Sumatra Selatan, Selasa (8/11). Irma juga memberikan bibit sayur kepada kelompok tani tersebut. Penyerahan bantuan traktor dilaksanakan di sela-sela acara sosialisasi program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Lima kelompok tani yang mendapat bantuan traktor adalah Subur Jaya, Bukit Barisan, Gemilang, Rantau Sepakat, dan Seghumpun. Baca juga: