a

Hasnah Syam Tag

JAKARTA (2 Desember): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Hasnah Syam mengatakan penguatan multisektor harus dilakukan untuk mengakhiri epidemi HIV/AIDS pada 2030. Tantangan penanggulangan HIV/AIDS seperti keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan, biaya, hingga stigma dan diskriminasi dari lingkungan harus ditanggulangi bersama. "Kebijakan penanggulangan HIV/AIDS banyak bersumber dari sinergi antara pemerintah, komunitas dan masyarakat sipil. Harus ada kolaborasi dari berbagai pihak mendeklarasikan bahwa HIV bukan hanya masalah kesehatan, tetapi merupakan masalah pembangunan bangsa," ujar Hasnah dalam diskusi daring bertema 'Menuju Indonesia Bebas AIDS

MAKASSAR (29 November): Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Hasnah Syam mengapresiasi masukan dari berbagai pihak terkait RUU tentang Bahan Kimia. Masukan tersebut sangat bermanfaat dalam penyusunan naskah akademik dan draf RUU yang saat ini masih dalam proses penyusunan dan pembahasan di Baleg. “Kami sangat mengapresiasi masukan dari berbagai pihak, baik itu dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan beserta stakeholder di bawahnya, juga dari akademisi Fakultas Farmasi Universitas Hassanudin,” ujar Hasnah Syam, dalam Kunjungan Kerja Baleg DPR ke Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (24/11). Anggota Fraksi Partai NasDem

JAKARTA (20 Januari): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Hasnah Syam meminta agar sosialisasi dan edukasi BPJS Kesehatan lebih digencarkan, terutama pada generasi muda sehingga mereka tertarik menjadi peserta BPJS Kesehatan. Ia mengungkapkan, saat ini populasi Indonesia mayoritas didominasi usia muda yang selanjutnya berada di usia produktif, yaitu milenial (kelahiran 1981-1996) sebanyak 69.38 juta atau 25,87% dan generasi Z (kelahiran 1997-2010) sebanyak 74,93 juta atau 27,94%. “Generasi muda adalah mayoritas populasi di Indonesia. Namun kesadaran dan pemahaman mereka tentang urgensi menjadi peserta BPJS

JAKARTA (18 Januari): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Hasnah Syam meminta Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin agar tidak hanya fokus pada vaksinasi Covid-19, namun juga memaksimalkan program imunisasi dasar lengkap yang masih rendah. "Jika vaksinasi imunisasi tidak mencapai target imunisasi dasar lengkap, ini akan timbulkan populasi rentan, kemudian tidak kebal dalam menghadapi penyakit yang sebetulnya dapat dicegah apabila dilakukan imunisasi. Saya minta ini menjadi perhatian Menteri untuk memberikan langkah konkret dalam penyelesaian masalah ini," kata Hasnah saat Rapat Kerja Komisi IX

BARRU (4 Januari): Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai NasDem, Hasnah Syam didampingi pengurus Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) berkunjung ke lima posyandu di Kabupaten Barru, Senin (3/1). Legislator NasDem itu ingin memastikan dan memantau tumbuh kembang anak balita di lima posyandu tersebut. Hasnah mengingatkan petugas posyandu tentang perlunya mengetahui sasaran real di wilayah masing-masing, serta melaporkannya setiap bulan melalui Dinas Kesehatan dan PKK Kabupaten Barru. "Pantau terus sasarannya dan kalau ditemukan bahwa ini beresiko stunting atau gizi buruk, cepat laporkan langsung

BARRU (2 Januari): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Hasnah Syam memberikan paket bantuan dan uang tunai kepada 200 petugas kebersihan Kabupaten Barru. Ia mengapresiasi para petugas kebersihan yang berjasa menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman. Penyerahan bantuan dilaksanakan di kediaman pribadi Hasnah di Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Jumat (31/12/2021). Acara dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat karena masih dalam suasana Pandemi Covid-19. “Saya sangat berterima kasih karena bapak ibu semua selama ini menjalankan tugas

BARRU (31 Desember): Musibah kebakaran yang melanda pemukiman warga beberapa waktu lalu di Dusun Pacciro, Tanete Riaja, Kabupaten Barru menghanguskan sedikitnya lima unit rumah. Anggota Fraksi NasDem DPR RI, Hasnah Syam datang langsung membantu warga yang menjadi korban dalam musibah nahas tersebut. Hasnah Syam yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Barru itu hadir bersama beberapa anggota TP PKK Barru untuk menemui warga secara langsung dan memastikan penanganan pasca musibah kebakaran sekaligus menyalurkan bantuan buat warga. "Musibah adalah ujian bersama. Bukan saja bagi korban, tapi kita semua.

BARRU (20 Desember): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Hasnah Syam menghadiri lomba senam poco-poco dalam rangka peringatan Hari Ibu 2021 di Kelurahan Sumpang, Binagae, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (18/12). Hasnah mengatakan, peringatan Hari Ibu setiap 22 Desember merupakan momentum bagi kaum ibu dan perempuan untuk mengambil peran dalam mengisi kemerdekaan. “Perempuan dan laki-laki memiliki peran dan kedudukan yang setara di dalam mencapai tujuan negara, serta di dalam memperjuangkan kesejahteraan di semua bidang pembangunan,” kata dia. Legislator NasDem dari Dapil

BARRU (18 Desember): Anggota Fraksi NasDem DPR RI, Drg. Hasnah Syam memeriahkan kegiatan lomba senam poco-poco di Kelurahan Sumpang, Binagae, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (18/12). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka puncak peringatan Hari Ibu tahun 2021. Dalam acara yang turut dihadiri jajaran pengurus DPD NasDem Barru itu Hasnah Syam mengatakan, peringatan Hari Ibu kali ini merupakan momentum bagi kaum ibu dan perempuan untuk mengambil peran dalam mengisi kemerdekaan. “Perempuan dan laki-laki memiliki peran dan kedudukan yang setara di dalam mencapai tujuan negara,

JAKARTA (17 Desember): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Hasnah Syam meminta pemerintah memperketat arus keluar masuk Indonesia. Tak terkecuali bagi Warga Negara Asing (WNA) dan Warga Negara Indonesia (WNI). Hal itu diperlukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron yang sudah ditemukan kasusnya di Indonesia. "Peraturan terkait lalu lintas datang dan pergi warga khususnya WNA, saya minta pemerintah lebih ketat dalam menegakkan aturan. Jangan sampai kita kebobolan seperti ketika gelombang varian delta. Rakyat sudah lelah dan tidak ingin terjadi lagi gelombang baru varian