a

Anggota Komisi VI DPR Tag

WONOSARI (22 November): Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Subardi memberikan bantuan kepada korban longsor di Padukuhan Blembem, Kalurahan Candirejo, Kapanewon, Semim, Gunungkidul, DIY, Senin (21/11). Bantuan yang diberikan dari anggaran pribadi itu berupa 5 kg beras sebanyak 55 kantong dan 55 dus mie instan. "Sebagai wakil rakyat Yogyakarta, saya tentu tergerak untuk membantu kebutuhan pangan sebagai tanggung jawab moral," ungkap Subardi yang akrab disapa Mbah Bardi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/11). Anggota Komisi VI DPR itu ingin memastikan kebutuhan

JAKARTA (22 November): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudi Hartono Bangun mendukung Kementerian BUMN, khususnya perusahaan-perusahaan BUMN sektor energi untuk mengembangkan ekosistem industri baterai kendaraan bermotor listrik. Menurut Rudi, Indonesia memiliki cadangan nikel yang besar sebagai bahan baku baterai. BUMN harus bisa memanfaatkan momentum dalam rantai pasok Electric Vehicle (EV) global dan menjadi pemain utama. “Pemerintah dan BUMN bisa memanfaatkan potensi nikel untuk kepentingan dalam negeri. Salah satunya pembuatan baterai kendaraan listrik. Jadi Indonesia ikut dalam menciptakan ekosistem kendaraan listrik. BUMN bidang

JAKARTA (22 November): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Muhammad Rapsel Ali menyoroti kemampuan AirNav Indonesia yang merupakan satu-satunya penyelenggara navigasi penerbangan di Tanah Air. "AirNav masih banyak kekurangan radar, meskipun sudah kita setujui memberikan suntikan dana Rp790 miliar melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN),” kata Rapsel dalam keterangannya, Selasa (22/11). Rapsel mengakui bahwa angka itu memang belum bisa maksimal karena wilayah yang harus dicover sangat luas. “Dengan negara kita yang begitu luas maka anggaran sebesar itu terlalu sedikit dibandingkan dengan keselamatan manusia. Negara

JAKARTA (16 November): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudi Hartono Bangun mempertanyakan strategi Perum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi global pada 2023. Hal itu ia pertanyakan seusai perusahaan pelat merah itu mendapat Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp1,56 triliun. Menurut Rudi, prediksi ekonomi pada 2023 masuk resesi ekonomi. Sehingga, jangan sampai pemberian PMN itu menjadi sia-sia. “Dijelaskan bahwa PMN ini bisa meningkatkan rasio keuangan perusahaan. Namun, belum ada jurus menghadapi ‘gelapnya’ ekonomi 2023," kata Rudi saat Rapat Dengar

JAKARTA (14 November): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudi Hartono Bangun meminta pertanggungjawaban PT Pertamina terkait dugaan bocornya data pengguna aplikasi MyPertamina. Pertamina harus menyelidiki permasalahan itu dan bertanggung jawab kepada masyarakat atas data yang bocor. Di sisi lain, imbuh Rudi, rencana pengaturan pembelian BBM bersubsidi, khususnya jenis Pertalite menggunakan aplikasi MyPertamina belum terealisasi sampai sekarang. Semula, kebijakan penggunaan aplikasi tersebut direncanakan berlaku per 1 Juli 2022. Namun belakangan dikabarkan bahwa data pengguna MyPertamina diretas. Peretas ‘Bjorka’ mengaku telah membocorkan data pengguna

TANJUNG PANDAN (10 November): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Zuristyo Firmadata mengatakan, ketatnya persaingan perdagangan antarnegara menuntut para produsen dalam negeri meningkatkan kualitas produksinya. Salah satu upaya yang dapat membantu meningkatkan daya saing produsen lokal ialah dengan peningkatan standardisasi produk menggunakan metrologi (metode pengukuran). Hal itu akan memberikan dampak baik pada sistem perdagangan, membuka peluang ekspor, serta berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi. “Persaingan antarnegara yang semakin meningkat dalam era perdagangan bebas sekarang ini menuntut kualitas yang tinggi bagi produk-produk yang dipasarkan. Kualitas

JAKARTA (9 November): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Subardi mengapresiasi kinerja PT Adhi Karya selaku penanggung jawab proyek strategis nasional (PSN) Jalan Tol Solo-Yogya Seksi I yang menghubungkan Kartasura-Purwomartani. Proyek tersebut ditarget rampung pada 17 Agustus 2023. Berdasarkan data dari PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM) selaku pelaksana proyek, progres fisik seksi I ini mencapai 45%. Progres pengerjaan Seksi I sepanjang 42,37 km itu berjalan lancar. Pengadaan lahan tidak menemui kendala. Hingga kini, capaian lahan yang sudah dibebaskan dan dibayarkan uang ganti

JAKARTA (7 November): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudi Hartono Bangun meminta masyarakat tidak panik menanggapi isu resesi yang menimpa sejumlah negara Eropa. Meski demikian, ia mengingatkan agar pemerintah dan masyarakat mengantisipasi dampak resesi global ini. "Kita harus optimistis. Terpenting kita semua kompak, jangan takut. Berita itu memang setengah menakuti, tapi kita juga harus bersiap, harus lebih giat, rajin agar tidak terjadi resesi," ujar Rudi dalam keterangannya, Kamis (3/11). Baca juga: Perlu Tingkatkan Produktivitas untuk Hadapi Ancaman Resesi Global Legislator NasDem itu mengatakan,

JAKARTA (3 November): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudi Hartono Bangun mempertanyakan kinerja Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), terutama pada kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak yang diduga akibat obat sirop. Ia menilai kinerja BPKN tidak serius dan setengah hati dalam melindungi konsumen. "Tugas BPKN ini apa? fungsinya apa dalam melindungi konsumen? Saya melihat BPKN kerjanya masih setengah hati," ujar Rudi saat Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI dengan Ketua BPKN, Rizal Edy Halim beserta jajaran, di

SLEMAN (24 Oktober): Holding ultra mikro BUMN dinilai efektif membantu perekonomian masyarakat kelas menengah ke bawah. Keberadaan holding tersebut kini menjadi lembaga pemberdayaan ultra mikro terbesar yang memiliki sistem keuangan yang kuat dan lengkap. “Jadi langkah pak Menteri Erick Tohir merancang holding ini pada September 2021 sangat tepat. Saya katakan ini visioner. Program pembiayaan yang menjangkau unbanked atau kelompok ekonomi kelas bawah. Mereka butuh akses modal yang gampang, tidak memberatkan,” kata anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai NasDem, Subardi, saat Sosialisasi Holding BUMN Sebagai