a

Press Release

DALAM dirinya mengalir darah pejuang. Pada masa penjajahan kolonial Belanda, ayahnya bersama para pelajar dari Jawa Timur memimpin perjuangan di barisan terdepan demi meraih kemerdekaan Republik Indonesia.Ia adalah politisi senior Indonesia Hayono Isman yang tidak lain merupakan putra kedua dari Mas Isman seorang inisiator dan komandan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) Jawa Timur.Presiden Joko Widodo kemudian menganugerahi Mas Isman dengan gelar pahlawan nasional. Upacara penganugerahan gelar pahlawan untuk Mas Isman dilaksanakan pada 5 November 2015 di Istana Negara. Hayono Isman terlihat sangat bangga saat

KARIER politiknya terbilang sangat cemerlang, tapi bukan berarti tanpa hambatan. Ahmad M. Ali memulai perjalanan politiknya benar-benar dari bawah.Mat Ali -- begitu ia biasa disapa -- menimba ilmu di Universitas Tadulako, Morowali, Sulawesi Tengah. Di sana ia berkonsentrasi untuk mendalami ilmu ekonomi. Tahun 1998 Mat Ali mulai bergabung dengan organisasi mahasiswa. Ia dipercaya untuk menjadi pengurus organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palu.Mat Ali kemudian melanjutkan perjalanan organisasinya dengan bergabung bersama organisasi Pemuda Pancasila (PP). Di sana ia juga dipercaya untuk menjadi pengurus organisasi

TUMBUH di dunia akademis membuat Taufik Basari dikenal masyarakat. Ia menjadi representasi anak muda yang gemar menimba ilmu dan mengamalkannya, khususnya di bidang hukum dan hak asasi manusia.Suami dari Fessy Alwi ini telah malang melintang berkeliling dunia untuk terus memperdalam studinya di banyak universitas terkemuka. Taufik memulai perjalanan studinya di Universitas Indonesia. Dua gelar akademis mampu ia raih sekaligus dalam jarak waktu yang berdekatan, S1 jurusan hukum dan S1 filsafat dari Universitas Indonesia. Dua gelar sarjana iyu ia persembahkan buat kedua orang tuanya.Melalui beasiswa

LAHIR di Jakarta, 31 Mei 1978, Martin Manurung kecil menghabiskan waktunya sebagai seorang penyanyi yang berprestasi, Ia terpilih menjadi penyanyi cilik pertama yang dikirim Indonesia untuk mengikuti Mermaid International Children Song Festival di Hiroshima, Jepang, pada tahun 1989. Masih di festival yang sama, Martin juga mempersembahkan gelar Superior Award. Tak tanggung-tanggung, lagu “Love Mother Nature” yang dibawakannya pun memperoleh gelar The Highest Composition Award and Impressive Song. Martin kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Ia berhasil meraih gelar S1 dari Jurusan Ekonomi

SEPERTI anak-anak desa pada umumnya, Willy Aditya kecil ikut mandi berhujan-hujanan, belajar mengaji dan bermain bola.Willy lahir di Solok, 12 April 1978 di sebuah desa kecil di Sumatera Barat. Ia tumbuh dalam suasana pedesaan yang asri dan harmonis.Willy menempuh pendidikan dasar dan menengah di Sumatera Barat, kemudian menjadi mahasiswa undangan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tahun 1997. Tahun 2005, Willy mendapat beasiswa untuk mengecap pendidikan di tanah Parahyangan, program magister di Institut Teknologi Bandung (ITB) yang bekerja sama dengan Cranfield

MENGAWALI karier sebagai seorang pengusaha, Sri Sajekti Sudjunadi kini tengah fokus menjadi Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai NasDem.Menjalani tugas keseharian sebagai ketua bidang bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan dedikasi dan inspirasi, perempuan yang kerap disapa Jeannette Sudjunadi ini terus berupaya membakar semangat para kader NasDem untuk dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat.Baginya, partai merupakan salah satu ujung tombak kegiatan kebangsaan.  Jeannette berupaya keras agar Partai NasDem dapat selalu hadir memberi kontribusi di setiap sendi kegiatan masyarakat.

MENJADI seorang wakil rakyat di usia yang masih 26 tahun benar-benar menjadi tantangan tersendiri bagi diri seorang Prananda Surya Paloh.  Nanda, begitu ia biasa disapa, kini duduk di Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan, intelijen, luar negeri, komunikasi dan informatika.Prananda Surya Paloh lahir di Singapura, 21 September 1988. Mendengar namanya, sontak kita langsung teringat pada sosok pengusaha dan politikus sukses di negeri ini: Surya Paloh.Nanda adalah putra semata wayang Surya Paloh yang kini benar-benar mendedikasikan dirinya menjadi seorang wakil rakyat, menghabiskan sebagian besar masa

SIAPA yang tidak kenal dengan pria asal Jawa Timur yang satu ini. , Pembawaannya yang khas dan sederhana membuat Achmad Effendy Choirie mudah diingat banyak orang.Pengalamannya sebagai wakil rakyat di DPR selama tiga periode berturut-turut sejak tahun 1999 hingga medio 2014 membuat pria yang biasa disapa Gus Choi ini bertekad untuk terus mengabdikan dirinya untuk masyarakat.Selama menjadi anggota legislatif, Gus Choi selalu menjadi yang terdepan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Ia menentang keras beberapa kebijakan pemerintah yang dinilai membebani masyarakat seperti penaikan harga BBM tahun 2008