a

Press Release

Supiadin Aries Saputra adalah seorang purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir mayor jenderal.Supiadin lahir di Garut, 3 April 1952. Sebelum hijrah ke Bandung untuk melanjutkan studinya, dia menghabiskan masa kecilnya di Tanjung Enim. Saat ini dia sedang mengabdikan dirinya melalui tugas dan fungsi sebagai anggota legislatif DPR RI periode 2014-2019. Mantan perwira tinggi Angkatan Darat ini melenggang menuju gedung parlemen setelah mendapat amanat rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat XI yang meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya.Purnawirawan TNI Angkatan Darat ini

WANITA kelahiran Metro Lampung 6 Oktober 1965 ini dikenal gigih dalam memperjuangkan kehidupan buruh di Indonesia. Irma Suryani Chaniago memiliki sikap empati yang amat mendalam terhadap nasib kaum buruh di Indonesia yang dinilainya masih jauh dari kata sejahtera.Irma Suryani Chaniago memutuskan terjun ke dunia politik, lantaran baginya tidaklah cukup hanya berjuang di luar sistem melalui pengeras suara dalam gerakan massa. Irma merasa, ikut terlibat di dalam sistem merupakan sebuah keharusan. Dengan begitu ia dapat mempengaruhi sistem tersebut, utamanya dalam hal perumusan kebijakan yang akan

TAK ada satu pun yang menyangka ia akan terjun ke dunia politik. Hermawi Taslim kini dikenal sebagai salah satu politisi senior di Indonesia. Kiprahnya di jagat politik dimulai dari kisah perjumpaannya dengan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).Memiliki latar belakang pendidikan hukum, pria kelahiran Padang 6 Oktober 1961 ini memilih jalur advokat sebagai ladang baktinya bagi masyarakat. Ia menjabat sebagai staf ahli di Taslim and Associates, sebuah lembaga advokasi yang ia dirikan bersama rekan sejawatnya. Taslim -- begitu ia biasa disapa --

PANGGILAN nurani wanita kelahiran Manado, 12 juli 1968 ini untuk ikut membangun negeri sangatlah besar. Kebutuhan untuk pribadi dan keluarganya bisa dibilang sudah lebih dari cukup. Kini saatnya ia ikut membangun Indonesia, khususnya tanah kelahirannya."Kalau hanya untuk kepentingan diri sendiri, sebagai pengusaha saya sudah berkecukupan, tetapi bukan itu tujuan saya," ujar wanita berusia 49 tahun ini.Mantan Wakil Bupati Minahasa Utara (Minut) periode 2010-2015 itu juga sarat prestasi, di antaranya, pada tahun 1998 ia menerima penghargaan dari Kementerian Negara Urusan Peranan Wanita sebagai salah satu

POLITISI NasDem Johnny G Plate mempunyai cita-cita ingin mengubah daerah kelahirannya Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi lebih baik. Visinya adalah bagaimana masyarakat NTT mendapatkan pemimpin yang mampu mengubah mindset masyarakat. Pemimpin yang tidak mewariskan sikap meminta-minta atau yang dalam istilah Manggarai, dikenal dengan ‘ngende’. "Tidak hanya NTT. Indonesia benar-benar membutuhkan pemimpin yang memiliki komitmen untuk mengembangkan potensi-potensi lokal," tutur Johnny. Untuk mewujudkan visi dan cita-citanya tersebut, Johnny terpanggil bergabung bersama Partai NasDem. Sebuah partai yang ia nilai dapat membawa harapan dan perubahan bagi masyarakat NTT yang

TERLAHIR  dari keluarga buruh dan petani, Dedy Ramanta ditinggal meninggal ibu kandung tercintanya sejak ia duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar. Ayahnya adalah seorang mantan kondektur bus antarkota yang sudah selesai bertugas tanpa uang pensiun dan jaminan hari tua. Pria berkaca mata ini lahir di kota Kediri, Jawa Timur. Dedy menyelesaikan pendidikan dasarnya hingga lulus Sekolah Teknik Mesin di Surakarta. Tahun 1996 Dedy yang lulus dari STM Negeri 1 Surakarta memutuskan untuk merantau hingga ke Karawang. Di sana ia menjadi seorang buruh di salah

WAJAHNYA sudah tidak asing lagi di layar televisi Indonesia. Ia pernah dikenal sebagai pembawa acara berita di salah satu stasiun televisi swasta nasional. Karier cemerlangnya ia raih setelah berhasil menjadi juara kedua pada ajang Miss Indonesia tahun 2005. Kala itu ia mewakili daerah kelahirannya provinsi Jawa Tengah.Joice Triatman, wanita berparas ayu ini lahir di Kota Semarang 2 April 1980.  Upayanya dalam membangun negeri ini dimulai dari diri sendiri. Joice berjanji kepada Tuhan bahwa ia tidak akan melakukan korupsi. Hal ini sungguh sejalan dengan spirit

TOKOH santri yang nasionalis ini sudah tidak asing lagi di masyarakat, terutama di wilayah Jawa Timur dan Probolinggo. Mendengar namanya masyarakat langsung teringat akan jasa dan hasil karyanya, bukan karena ia lama menjadi pemimpin di Probolinggo, melainkan namun sosok Hasan Aminuddin yang sangat sederhana itulah yang membuatnya dihormati banyak orang.Hasan, biasa ia disapa saat ini tengah menjalankan amanah rakyat untuk duduk di kursi DPR RI Komisi 8 yang membidangi urusan agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan. Hasan melangkah menuju gedung parlemen setelah mendapatkan 190.226 suara dari

MERAIH 23.748 suara dari Daerah Pemilihan Nanggroe Aceh Darussalam II pada Pemilihan Umum Legislatif tahun 2014 lalu mengantarkan Zulfan Lindan ke kursi parlemen Indonesia. Zulfan dipercaya masyarakat untuk menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019. Zulfan Lindan bukanlah sosok yang masih baru di kancah politik nasional. Sebelumnya Zulfan juga pernah mencatatkan dirinya sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk periode kerja tahun 1999-2004. Tahun 2013 Zulfan memutuskan untuk melepas statusnya dari keanggotaan PDIP. Zulfan yang memiliki darah Aceh ini memilih untuk hijrah

SOSOK yang mendapat julukan “Srikandi Senayan” ini meniti kariernya dari bawah hingga kemudian ia dipercaya menjadi orang nomor satu di Setjen DPR RI sebagai Sekretaris Jenderal pada periode 2008-2012.Selama ia menjabat sebagai Sekjen DPR RI, Sekretariat Jenderal DPR RI berhasil mendapat banyak penghargaan yang belum pernah diterima lembaga ini sebelumnya. Penghargaan yang diraih di antaranya adalah mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas audit laporan keuangan oleh BPK RI selama empat tahun berturut-turut mulai tahun 2009-2012.Nining Indra Shaleh adalah putri seorang pejuang veteran dengan pangkat