a

Wibi Minta Tindak Tegas Siapapun yang Promosikan Judi Online

Wibi Minta Tindak Tegas Siapapun yang Promosikan Judi Online

JAKARTA (11 Oktober): Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mengaku prihatin banyaknya kalangan selebritas dan influencer yang ikut terjerat mempromosikan situs judi online. Menurutnya, judi online sangat berbahaya karena akan berdampak merusak generasi yang akan datang.

“Tentunya kita amat sangat prihatin karena dampaknya ini pada satu generasi ataupun masyarakat yang mengidolakan para influencer tersebut, karena yang dikatakan judi maupun dia offline atau online itu adalah perbuatan melanggar hukum,” kata Wibi dalam keterangannya, Rabu (11/10).

Wibi menegaskan, para selebritas dan influencer yang terlibat mempromosikan judi online tidak layak dijadikan duta judi online. Dia pun meminta aparat penegak hukum bertindak tegas kepada siapapun yang terlibat mempromosikan situs judi online dikenakan tindak pidana.

“Hukum itu tidak boleh tumpul ke atas tajam ke bawah. Jadi kita meminta kepada aparat penegak hukum tidak hanya memberikan duta anti judi online kepada para selebritas ini, tapi juga menindak tegas karena ini berlaku kepada siapapun tidak hanya kepada influencer,” tegasnya.

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu mengatakan, dampak bahaya dari judi online tidak hanya kepada orang dewasa, melainkan juga kepada anak-anak di bawah umur. Hal ini yang membuat banyak masyarakat terjerat pada pinjaman online (pinjol).

“Ini yang berbahaya dan eksesnya hari ini yang ramai Pinjol, jadi mereka meminjam uang online, lalu terjerat dan akhirnya mereka sampai ada yang bunuh diri karena terjerat utang pinjol akibat daripada judi online,” tegas Wibi.

Legislator NasDem itu pun meminta kepada pemerintah untuk lebih serius melihat permasalahan ini. Menurutnya, harus ada hukum yang tegas bagi siapapun yang telah terlibat dalam judi online.

“Jadi ini harus amat sangat hati-hati pemerintah melihat ini semua. Program khusus tentunya harus ada di aparat penegak hukum dan juga dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengedukasi masyarakat,” pungkasnya.

(RO/WH)

Add Comment