a

Umi Ayu Ingatkan Pentingnya Ambil Hikmah di Tiap Peristiwa

Umi Ayu Ingatkan Pentingnya Ambil Hikmah di Tiap Peristiwa

DEPOK (11 Desember): Anggota Dewan Pertimbangan Pusat Partai NasDem, Ayu Alwiyah Al Jufri, mengingatkan masyarakat akan pentingnya mengambil hikmah di setiap peristiwa. Hal itu dia kemukakan saat bersilaturahmi dengan ibu-ibu Majlis Taklim Al Karomah, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (10/12).

Founder Ayu Alwiyah Aljufri Center (A3C) itu menerangkan, tidak ada manusia yang luput dari permasalahan, baik permasalahan keluarga, permasalahan pendidikan, permasalahan pekerjaan, maupun sebagainya.

“Cara setiap orang dalam menghadapi masalahnya pun tentunya juga tidak sama. Ada yang langsung terpuruk saat tertimpa masalah, tetapi ada juga yang tetap tegar dalam menghadapi ujian Allah SWT bahkan ada yang bisa mengambil hikmah dari masalahnya sehingga menjadi orang yang lebih baik,” ujar Ayu Alwiyah yang akrab disapa Umi Ayu itu.

Umi Ayu menerangkan bahwa Allah SWT menciptakan setiap manusia berbeda-beda, tidak ada yang sama walaupun mereka terlahir sebagai saudara kembar seperti yang tertuang dalam Alquran surah Al-Hujarat ayat 13.

“Allah SWT berfirman, wahai manusia! sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa,” sebut Umi Ayu.

Baca juga: Umi Ayu Gambarkan Semangat Hari Disabilitas Internasional dengan Piala Dunia

Menurut Umi Ayu, maksud dari firman Allah tersebut adalah sekalipun kita berbeda, maka sebagai manusia sudah seharusnya saling mengenal satu sama lain. Dengan demikian lanjut dia akan timbul hubungan emosional yang kuat di antara sesama manusia untuk saling tolong-menolong antara satu dengan lainnya.

“Oleh karena itu, sebesar apapun masalah yang dihadapi setiap orang, dengan kita saling mengenal dan saling tolong menolong satu sama lain, maka kita akan siap dalam menghadapi setiap permasalahan yang ada. Bahkan kita bisa menjadikan masalah sebagai landasan untuk bangkit menjadi lebih baik lagi,” kata dia.

Lebih jauh Umi Ayu menyoroti bagaimana saat ini banyak orang yang tidak mau saling mengenal atau memandang orang lain yang memiliki perbedaan dengan mereka dengan sebelah mata. Hal ini dia yakini dapat muncul karena pendidikan dan lingkungan keluarga yang membiasakan hal tersebut sejak masa kanak-kanak. Oleh karena itu, dia mendorong agar pendidikan sejak dini sangat diperlukan, terutama pendidikan dari seorang ibu.

“Ibu adalah sekolah utama dan pertama bagi anak-anak. Yang apabila kita persiapkan dengan sebaik-baiknya, ibu dapat melahirkan dan membesarkan generasi yang hebat ke depannya,” tandas dia.

Umi Ayu meyakini bahwa dalam mempersiapkan para ibu sebagai sekolah utama di setiap keluarga tentunya memang bukan perkara mudah. Menurut dia dibutuhkan wadah yang dapat menampung para ibu, serta generasi milenial (calon ayah dan ibu) untuk dipersiapkan dengan baik.

“Oleh karena itu kami mendirikan A3Center. A3 Center merupakan sarana untuk membina para ibu dan generasi milenial dalam mempersiapkan keluarga bahagia,” kata dia.

Umi Ayu melihat bahwa saat ini banyak permasalahan yang membelenggu para ibu, sehingga fokus mereka dalam pembinaan anak atau keluarga menjadi pecah diantaranya karena faktor ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya.

Untuk itu dia meyakini diperlukan peran bersama dalam memberikan solusi para ibu dan generasi ke depannya sehingga beban yang begitu berat akan terasa ringan jika dipikul bersama.

“Kita boleh berbeda, tetapi kita dapat memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama sehingga tidak akan ada lagi perbedaan yang mencolok diantara kita, dan permasalahan yang dihadapi oleh tiap keluarga menjadi berkurang apabila kita dapat saling berbagi,” kata dia.

Di penghujung acara Umi Ayu memberikan motivasi untuk membuka cakrawala para ibu-ibu yang hadir bahwa mereka tidak sendiri. Seperti A3Center yang terus berupaya menjadi wadah para ibu untuk memberikan jalan dan solusi bagi permasalahan keluarga.

“Wahai para ibu-ibu dan anak-anakku, jangan katakan pada Allah bahwa kita punya masalah. Namun, katakan pada masalah bahwa kita memiliki Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang,” ungkap dia.

Meski diguyur hujan deras, antusias dan semangat ibu-ibu anggota majlis taklim tidak surut. Mereka tetap semangat untuk berdoa dan berdzikir bersama agar dimudahkan segala permasalahannya, karena setiap orang pasti memiliki masalahnya masing-masing.

Acara silaturahmi tersebut kemudian ditutup dengan pemberian seperangkat Hadrah (Rebana) dari Umi Ayu untuk para ibu Majlis Taklim Al Karomah agar lebih semangat lagi. (WH)

Add Comment