a

PSP Centre dan Defri Noval Pasaribu Gandeng LAZISMU Bagikan Paket Sembako

PSP Centre dan Defri Noval Pasaribu Gandeng LAZISMU Bagikan Paket Sembako

MEDAN (11 Desember): Prananda Surya Paloh (PSP) Centre bersama Tokoh Muda Kota Medan Defri Noval Pasaribu berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh Muhammadiyah (LazisMu) membagikan paket sembako untuk warga yang membutuhkan di Kecamatan Medan Johor, baru-baru ini.

Defri menerangkan, kegiatan tersebut sudah menjadi agenda rutin NasDem di berbagai tempat dan kecamatan di Kota Medan. Kegiatan kali ini di Kecamatan Medan Johor meliputi Gang Karya Citra Pangkalan Masyur, Gang M. Basyir Link 5 Pangkalan Masyur, Jalan Karya Pangkalan Masyur dan Kelurahan Kedai Durian Titi Kuning.

“Kegiatan semacam ini rutin kami lakukan bersama Prananda Surya Paloh, Ketua Umum Garda Pemuda NasDem di beberapa kecamatan yang ada di Kota Medan,” jelas Defri yang juga Ketua DPW Garda Pemuda NasDem Sumatera Utara itu.

Baca juga: PSP Foundation Perkuat Sinergitas Melalui Halal Bihalal

Defri pun menyadari bahwa dalam situasi yang sulit pasca pandemi lalu banyak warga yang membutuhkan bantuan agar dapat bangkit secara ekonomi. Oleh sebab itu kepedulian berbagai pihak sangat diharapkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Prananda Surya Paloh melalui PSP Centre, saya Defri Noval Pasaribu menggandeng Lazis Muhammadiyah kantor pelayanan Medan Johor untuk datang ke warga yang membutuhkan uluran tangan,” kata Defri.

Defri menambahkan kesejahteraan dan kecukupan sandang maupun pangan warga Kota Medan harus tetap menjadi perhatian serius semua pihak dan tidak hanya Pemkot Medan tetapi juga seluruh masyarakat dapat berperan aktif.

“Pembangunan infrastruktur yang kini digenjot oleh Pemkot Medan, hendaknya tidak mengorbankan kecukupan kebutuhan primer warga kota. Jangan lah jalan, drainase, taman kota bagus, warganya lapar dan susah untuk sekedar makan saja,” tegas Defri.

Maka dalam hal ini, lanjut Defri, dirinya, PSP Centre dan Garda Pemuda NasDem fokus pada pemberian bantuan sembako pada warga.

“Untuk apa Kota Medan indah, cantik dan rapi namun warganya lapar yang berujung pada meningkatnya kriminalitas untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ujar Defri mengakhiri.

(WH)

Add Comment