a

Sugeng Dukung Bukit Asam Kelola Proyek DME

Sugeng Dukung Bukit Asam Kelola Proyek DME

JAKARTA (29 November): Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto menegaskan bahwa komisinya mendukung PT Bukit Asam Tbk agar proyek Dimethyl Ether (DME) dimasukkan ke dalam Badan Layanan Umum (BLU) atau melalui skema perhitungan harga batu bara secara cost plus margin.

“Termasuk adanya regulasi yang mengatur penugasan pemerintah kepada PT Bukit Asam Tbk dalam merealisasikan proyek DME tersebut,” ujar Sugeng saat membacakan kesimpulan Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR dengan Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arsal Ismail beserta jajaran, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11).

Rapat itu membahas beberapa agenda seperti progres proyek gasifikasi batu bara, kemungkinan transformasi bisnis Bukit Asam menjadi perusahaan energi dan kimia kelas dunia yang terintegrasi dan berkelanjutan, serta paparan mengenai strategi jangka panjang sebagai visi di 2050.

“Target dan perubahan yang akan dilakukan tentu memerlukan dukungan seperti terhadap implementasi skema Badan Layanan Umum,” ujar Sugeng.

Legislator NasDem itu menambahkan, Komisi VII DPR mendorong PT Bukit Asam Tbk untuk meningkatkan kegiatan pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) atau limbah pembakaran batu bara.

Baca juga: Sugeng Dorong Tercipta Ekosistem Investasi Hulu Migas

Ia mengatakan, FABA bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan industri dan infrastruktur. Bukit Asam juga didorong melakukan penelitian lanjutan terkait potensi logam tanah jarang (LTJ) yang terkandung dalam batu bara dan FABA.

“Kalau tidak, harus ada lembaga yang bisa mengelola FABA itu. Sampai saat ini, FABA tidak jelas pengelolaannya. Kita mendorong supaya dibentuk BUMN yang mengelola. Anak perusahaan BUMN yang khusus untuk mengelola limbah. Swasta saja bisa mengelola limbah, masak BUMN tidak. Padahal limbah itu paling banyak di BUMN,” tandas Sugeng.

(dpr.go.id/”)

Add Comment