a

KLB Polio, NasDem Minta Masyarakat Jangan Abai Imunisasi Dasar Lengkap

KLB Polio, NasDem Minta Masyarakat Jangan Abai Imunisasi Dasar Lengkap

JAKARTA (22 November): Penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio di Pidie, Aceh, oleh Kementerian Kesehatan mendapat perhatian serius dari Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP NasDem, Amelia Anggraini. Polio tipe 2 yang sudah dinyatakan hilang dari Indonesia menurut Amel semestinya tidak terjadi jika masyarakat tidak abai terhadap Imunisasi Dasar Lengkap (IDL).

“Pandemi Covid-19 selama 2 tahun ternyata membuat banyak pihak terutama masyarakat tentang imunisasi dasar lengkap dan vaksinasi abai. Kasus polio di Pidie, Aceh ternyata karena orang tua anak penderita polio tidak melakukan vaksinasi dan imunisasi,” ujar Amelia dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.

Politisi asal Bengkulu tersebut mengungkapkan, kasus polio baru ditemukan satu dan meminta Kemenkes untuk segera mendata secara lengkap dari berbagai daerah. Pasalnya, kasus polio terjadi juga di Amerika Serikat.

“Kita tidak boleh lalai, satu kasuspun kita harus segera mitigasi jumlah dan potensinya. Terlebih polio sudah berstatus KLB dan Indonesia terlapor sebagai negara ke 16 dengan kasus polio di dunia. Bahkan media menghubungkan polio sebagai pandemi berikutnya,” tambah Amelia.

Baca juga: Amelia Anggraini Usulkan Kurikulum Anti Bullying

Sebagai informasi, berdasarkan survei cepat yang dilakukan Kemenkes kepada 30 rumah tangga, sebanyak 30 anak dari 25 rumah tangga tidak mendapat vaksinasi IPV (inactive polio vaccine) untuk polio. Cakupan imunisasi OPV (oral polio vaccine) pun masih rendah.

“Target vaksinasi covid 19 harus inheren juga dengan target-target pencapaian vaksinasi dasar untuk anak agar terhindar dari polio, campak, cacar dan lain lain. Sehingga Kemenkes harus kerja ekstra dalam menangani ini,” terang Amel.

Dia berharap semua elemen masyarakat gerak cepat dan segera melaporkan kasus lumpuh layu pada anak. Bukan hanya keaktifan masyarakat, Amel juga mendesak Kemenkes untuk segera mencapai target-target khusus untuk imunisasi dan vaksinasi.

“Kita tidak ingin kasus polio ini ada di daerah lain. Untuk itu mari kita sama-sama mencegah agar Indonesia tidak menjadi negara yang kembali mengalami polio seperti sebelum tahun 2000-an,” pungkas Amel.

(RO/WH)

Add Comment