a

Budidaya Kedelai NasDem Rambah Pulau Buru

Budidaya Kedelai NasDem Rambah Pulau Buru

BURU (23 Agustus): Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, Muhammad Daniel Regan (MDR) bersama Tim Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa DPP Partai NasDem hadir menjawab permintaan masyarakat pesisir dan dataran Waeapo, Kabupaten Buru, yang memiliki lahan kering dan belum tergarap selama puluhan tahun.

Di hadapan 40 kelompok tani dan sekitar 120 warga di Desa Waelo, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku, Senin (22/8), anggota bidang Pertanian, Peternakan dan Kemandirian Desa DPP Partai NasDem H. Ayep Zaki menegaskan, kedatangannya bersama tim dalam rangka membangun ekosistem pertanian di Indonesia, khususnya kedelai.

“Ini adalah momentum. Di kala dunia sedang sakit dengan pangan, Indonesia tampil dengan lumbung pangan. Dan ini sudah waktunya Indonesia menjadi lumbung pangan. Bukan hanya untuk di Indonesia saja, tapi lumbung pangan untuk dunia,” tegas Ayep.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Ayep Zaki sebagai “Off Taker” dengan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Desa Waemiting, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru untuk budidaya kedelai seluas 500 hektar. Untuk tahap pertama, 11 hektare yang sudah mulai dijalankan terhitung Selasa (23/8) di Desa Waemiting Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru.

“Desa Waemiting ini punya 250 kepala keluarga dan punya lahan tidak kurang dari 2.000 hektare,” ungkap Ayep Zaki.

Program Budidaya Kedelai NasDem di Buru ini juga didukung Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Buru, Muhammad Daniel Rigan serta Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Maluku dan Maluku Utara DPP NasDem, Rosita Usman.

“Tentu saja Gubernur ABN, IGK Manila yang senantiasa memberi dukungan luar biasa. Bukan hanya dukungan, tapi sekaligus juga, kalau dalam sepak bola tuh pelatih, kira-kira begitu,” kata dia.

Sebagai kader NasDem, Ayep berkeinginan kegiatan yang digulirkan iniĀ  dapat memberi manfaat baik di sisi ekonomi, politik dan sosial. Ayep meyakini kesejahteraan dan kemakmuran Indonesia bisa maju melalui pertanian. NasDem pun berkomitmen untuk membantu masyarakat lewat penyaluran bibit dan mendorong permodalan kepada regulator dalam hal ini perbankan.

“Bantuan dari NasDem akan membeli semua hasil panen kedelai di tempat dimana kedelai di tanam, dengan harga Rp 9.000,- per kg dengan tingkat kekeringan yang di tetapkan BBI (Balai Benih Induk),” tandasnya.

Hadir pada kesempatan itu Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, IGK Manila, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Provinsi Maluku Hamdani Laturua, anggota DPRD Kabupaten Buru dari Fraksi Partai NasDem, Robi Nurlatu, serta Ketua Bidang Teritorial Pemenangan Pemilu Maluku dan Maluku Utara DPP NasDem, Rosita Usman.

Di kesempatan terpisah, Ketua bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa DPP Partai NasDem yang juga anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, H. Sulaeman L. Hamzah sangat mendukung kegiatan budidaya kedelai di Kabupaten Buru.

“Maluku adalah bagian dari Indonesia. Budidaya Kedelai NasDem di Pulau Buru tersebut tentu menjadi bagian dari kegiatan yang harus dilakukan oleh kader NasDem. Oleh karenanya, saya berharap seluruh kader NasDem di Indonesia dapat bekerja sama dan membangun budidaya kedelai NasDem ini,” harap Sulaeman singkat.

(WH)

Add Comment