a

Integritas, Moralitas dan Kejujuran Wajib Dimiliki Kader NasDem

Integritas, Moralitas dan Kejujuran Wajib Dimiliki Kader NasDem

Oleh: Habib Mohsen Alhinduan 

Anggota Dewan Pakar Pusat Partai NasDem

 

Pada acara milad ke 11 Garda Pemuda NasDem, Ketua Umum Prananda Surya Paloh menyampaikan bahwa sebagai kader Garda Pemuda NasDem tentu tidak cukup mengandalkan kepintaran, tapi juga mesti memiliki kepribadian yang baik dan lebih baik dari gelapnya dunia perpolitikan di Indonesia.

Di samping itu juga Prananda menekankan tiga sifat harus dimiliki oleh setiap kader NasDem yaitu integritas, moralitas dan kejujuran. Integritas (integrity) merupakan gambaran diri anda dalam suatu organisasi yang terlihat dari perilaku dan tindakan sehari-hari. Integritas juga menunjukkan konsistensi antara ucapan dan keyakinan yang tercermin dalam perbuatan sehari-hari.

Integritas adalah kejujuran dalam dunia kerja, termasuk mengakui kelemahan seorang. Jika kamu tidak bisa melakukan suatu pekerjaan, jangan berpura-pura kalau bisa. Sebagai contoh, kamu bertanggung jawab untuk membuat konten promosi suatu produk.

Integritas adalah suatu konsep berkaitan dengan konsistensi dalam tindakan-tindakan, nilai-nilai, metode-metode, ukuran-ukuran, prinsip-prinsip, ekspektasi-ekspektasi dan berbagai hal yang dihasilkan. Orang berintegritas berarti memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter kuat.

Contoh orang berintegritas seperti: disiplin dan selalu tepat waktu di setiap pertemuan, bertanggung jawab atas setiap pekerjaan, bersikap transparan dan jujur, bisa dikerjakan atau tidak bisa dikerjakan, tidak munafik.

Di samping itu, kunci untuk hidup dalam integritas diantaranya adalah memiliki karakter jujur, hati yang tulus, tidak munafik, tidak menyimpan kesalahan atau konflik, pandai menjaga lidah, berani mengakui kesalahan dan bertanggung jawab terhadap komitmen yang telah kita buat kapan dan dimanapun kita.

Kita harus berintegritas, karena berintegritas itu adalah salah satu kunci untuk meraih keberhasilan atau kesuksesan, menjadikan manusia bisa memimpin dan dipimpin. Membuat lahirnya kepercayaan dan melahirkan prestasi.

Prananda Surya Paloh sebagai Ketua Umum Garda Pemuda NasDem memiliki pandangan yang cukup matang bahwa pribadi seorang kader NasDem yang berintegritas adalah pribadi seorang yang mempertahankan tingkat kejujuran dan etika yang tinggi dalam tindakan dan tindakannya sehari-hari. Mereka adalah kader-kader yang kompeten, teliti dan andal dalam berperilaku, dapat dipercaya oleh rekan kerja, bawahan dan atasannya serta pihak luar. Mereka juga memperlakukan orang lain dengan adil.

Dr. Phill Pringle (2001) dalam bukunya Top 10 Qualities of A Great Leader berpendapat sebagai berikut : Integritas berasal dari sikap tidak mementingkan diri sendiri. Integritas dibangun di atas disiplin dasar. Integritas adalah kekuatan moral yang terbukti tetap benar di tengah api godaan. Integritas adalah kemampuan untuk berusaha hidup ini tidak berjalan mulus. Integritas adalah tahan uji yang memerlukan perilaku yang dapat dilupakan. Integritas adalah kekuatan yang tetap teguh sekalipun tidak ada yang melihat. Integritas adalah menepati janji-janji, bahkan ketika merugikan anda.

Integritas, tetap setia pada komitmen, bahkan ketika itu tidak nyaman. Integritas, tetap teguh pada nilai-nilai tertentu meskipun dirasakan lebih populer untuk mencampakkannya. Integritas, hidup dengan keyakinan, dengan apa yang disukai. Integritas adalah pondasi dari kehidupan, jika integritas baik, maka kehidupan baik, begitupun sebaliknya.

Integritas dibentuk melalui kebiasaan Bagaimana Membangun Pribadi Berintegritas Untuk membangun pribadi berintegritas sebenarnya tidak susah karena minimalnya cukup dengan melakukan tiga langkah penting.

Pertama, Anda harus membangun konsep diri positif, yaitu memiliki pandangan dan perasaan positif tentang diri sendiri yang akan membuat seseorang menjadi manusia yang optimis dalam menyelesaikan masalah. Kedua, Anda harus melihat integritas sebagai integritas seluruh bagian. Menurut Henry Cloud (2006) Ketiga, Anda harus mengenali konsep dari integritas tersebut.

Prananda Surya Paloh menyampaikan juga bahwa kader Garda Pemuda NasDem harus memiliki moralitas atau moral yaitu ajaran atau pedoman yang dijadikan landasan untuk bertingkah laku dalam kehidupan agar menjadi manusia yang baik atau berakhlak. Moralitas yang dimaksud adalah kualitas dalam perbuatan manusia yang menunjukkan bahwa perbuatan itu benar atau salah, baik atau buruk.

Dari paparan di atas dapat disimpulkan, bahwa sumber nilai ajaran moral berasal dari tiga hal, yaitu: pertama, agama (dalam hal ini al-Qur’an); kedua, hati nurani dan akal sehat atau pikiran yang jernih; ketiga, adat kebiasaan masyarakat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008), moral memiliki makna akhlak atau tingkah laku yang susila, sedangkan moralitas dimaknai dengan kesusilaan. Etika diartikan dengan tata susila atau suatu cabang filsafat yang membahas atau menyelidiki nilai-nilai dalam tindakan atau perilaku (akhlak) manusia.

Menurut Kant adalah kesesuaian sikap dan perbuatan kita dengan norma hukum batiniah kita, yakni apa yang kita pandang sebagai kewajiban itu. Moralitas akan tercapai apabila kita menaati hukum lahiriah bukan lantaran hal itu membawa akibat yang menguntungkan kita atau takut pada kuasa sang pemberi hukum, melainkan kita sendiri menyadari bahwa hukum itu merupakan kewajiban kita.

Kata amoral berarti tidak memiliki hubungan dengan moral atau tidak memiliki moral. Intinya manusia ini harus bermoral, beretika, berakhlak dan berbudi pekerti tanpa itu, maka manusia tidak memiliki nilai-nilai yang berharga. Kehancuran suatu bangsa disebabkan keburukan moral dan moralitasnya atau akhlaknya.

Ketua Umum Garda Pemuda NasDem menyebutkan juga tentang kejujuran (ashsidqu) memicu terjadinya perilaku terpuji yang timbul dengan adanya jujur adalah husnudhan (berbaik sangka), tawadhuk (rendah hati), amanah dan kontrol diri. Orang yang jujur akan selalu melakukan sesuatu atau berkata sesuai dengan kenyataannya.

Salah satu manfaat perilaku jujur ketika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah mendapatkan kepercayaan dari banyak orang. Ketika dipercaya seseorang, hal ini juga bisa menjadi sebuah keuntungan untuk kita. Katakanlah karena kita jujur ada seseorang yang kemudian mempekerjakan kita. Jujur menjadikan hidup lebih tenang, tenteram dan damai.

“Hendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga. Dan apabila seorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur.” (HR Bukhari).

Tiga sifat yang diutarakan oleh Ketua Umum Garda Pemuda NasDem, Prananda Surya Paloh merupakan nilai-nilai dasar yang berdampak positif dan membentuk karakter sebagai calon-calon pemimpin bangsa di masa akan datang. Kader Pemuda adalah penerus perjuangan para pendiri negara ini, menjadi negara yang makmur bersosial dan berkeadilan bagi setiap warga negara.

Comments

  • July 18, 2022

    InsyaAllah Amanah.
    Nasdem tetap dihati, Bangkit Bersama rakyat untuk indonesia Gemilang

    Reply

Add Comment