a

NasDem Ingatkan Pasar Domestik Jangan Sampai Dikuasai Asing

NasDem Ingatkan Pasar Domestik Jangan Sampai Dikuasai Asing

JAKARTA (15 Juni): Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmad Gobel menegaskan bahwa pasar domestik jangan sampai dikuasai asing.

“Pasar domestik adalah modal kita, kekuatan kita,” ungkap Gobel saat memberikan pidato pada acara pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jakarta Selatan, di Aula Balai Kota, DKI Jakarta, Selasa (14/6). Acara tersebut juga dihadiri pimpinan Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpi dan Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi DKI Jakarta.

Pernyataan Gobel itu sejalan dengan pesan Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan dalam acara Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022, kemarin. Saat itu, Presiden menyampaikan agar belanja pemerintah harus untuk produk dalam negeri.

“Ini APBN lho. Ini uang APBD lho. Belinya produk impor. Nilai tambahnya yang dapat negara lain, lapangan kerja yang dapat orang lain. Apa enggak bodoh orang kita ini?”  kata Presiden seperti dikutip berbagai media.

Pada kesempatan itu, Gobel menyatakan, ia bersedia hadir dalam acara Hipmi walaupun di tingkat cabang karena sebagai wakil rakyat harus melakukan sosialisasi tentang kerja wakil rakyat di DPR.

“Sebagai anggota DPR dari partai koalisi pendukung pemerintah juga bertugas menjabarkan apa yang menjadi visi Presiden kepada publik. Ini pertama kali saya hadir di acara Hipmi. Saya menyukai ketuanya, Saudara Asad. Saya pertama kali bertemu saat dia masih sekolah di Qatar,” kata Legislator NasDem itu.

Gobel mengatakan, ada tiga hal yang penting yang harus dimanfaatkan para pengusaha muda.

Ketiga hal itu adalah lahirnya UU Cipta Kerja, pembangunan infrastruktur yang masif, dan visi Presiden tentang membangun dari pinggiran. Menurutnya, UU Ciptaker bukan sekadar mengundang investasi asing.

“Yang utama adalah mendorong pengusaha Indonesia. Investasi asing itu cuma pelengkap. Investasi asing diletakkan untuk melengkapi yang kita tidak punya. Jadi asing bukan yang utama yang bisa mendikte kita. Jangan terjebak,” katanya.

Lebih lanjut Gobel mengingatkan, jika berbicara tentang lapangan kerja maka yang paling besar menyerap lapangan kerja adalah sektor pertanian, perkebunan, kelautan, peternakan, dan UMKM.

“Itu namanya membangun dari pinggiran dan kita bisa melakukannya. Sehingga jika ada yang bertanya, dan tadi ada yang bertanya, saya tegaskan politik saya adalah politik pembangunan dan politik kesejahteraan,” pungkasnya.

“Ini momentum yang baik. Manfaatkan momentum ini,” kata Legislator NasDem dari Dapil Gorontalo itu.

(Nasihin/*)

Add Comment