a

NasDem Bekasi Perkuat Struktur Melalui Konsolidasi Komunitas UMKM

NasDem Bekasi Perkuat Struktur Melalui Konsolidasi Komunitas UMKM

BEKASI (8 Juni): Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Bekasi perkuat struktur partai melalui Konsolidasi Komunitas Gerakan Restorasi Usaha UMKM. Langkah ini diyakini akan menjadi kekuatan dan penopang struktur partai, baik di tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan.

Ketua Gerakan Restorasi Usaha UMKM Partai NasDem Kota Bekasi, Safrizal, menyampaikan kegiatan konsolidasi komunitas berlangsung di Rumah Makan Padang Chaniago, Mustikajaya Kota Bekasi, Selasa (7/6). Peserta yang hadir dari tingkat kota dan kecamatan Rawalumbu.

“Agendanya pemantapan pengurus DPC Gerakan Restorasi usaha UMKM Kecamatan Rawalumbu, target berikutnya Mustikajaya, Bantargebang, Bekasi Timur, Bekasi Selatan,” kata Safrizal.

Dalam kegiatan itu, dijelaskan, yang hadir rata-rata pelaku usaha UMKM. Harapannya, Komunitas Gerakan Restorasi Usaha UMKM  Kota Bekasi bisa menjembatani persoalan para pelaku usaha yang kian berat saat pademi Covid 19.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD Partai NasDem Kota Bekasi, Aji Ali Sabana, mengapreasiasi positif kegiatan konsolidasi komunitas Gerakan Restorasi Usaha UMKM. Apalagi digelar dengan beragam latar belakang usaha, mulai dari percetakan, rumah makan, pedagang pakaian, kelontong hingga profesi keahlian kompetensi lainnya.

Menurut Aji Ali Sabana, pertemuan tersebut bisa menjadi kekuatan Partai NasDem di Kota Bekasi.

“Tidak bisa dipungkiri Partai perlu sebanyak mungkin anggota kader, tidak cukup hanya struktur saja tetapi semua potensi sayap, komunitas maupun lembaga strategis lainnya terus dibentuk, dirangkul dan diberdayakan,” ucapnya.

Apalagi selama ini UMKM telah menjadi pondasi kekuatan ekonomi nasional. Mulai dari krisis ekonomi 1997 maupun pandemi Covid 19 usaha korporasi banyak yang runtuh dan PHK di semua lini. Namun UMKM masih bisa bertahan dan tetap berdiri tegak.

Berdasarkan informasi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) pada bulan Maret 2021 lalu, jumlah pelaku UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 61,07% atau Rp8.573,89 triliun. UMKM mampu menyerap 97% dari total angkatan kerja dan mampu menghimpun hingga 60,42% dari total investasi di Indonesia. (RO/WH)

Add Comment