a

Irma Sosialisasi CekKLIK dan Bangga Kencana di Muara Enim

Irma Sosialisasi CekKLIK dan Bangga Kencana di Muara Enim

MUARA ENIM (6 Juni): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani bekerjasama dengan BPOM dan BKKBN menyosialisasikan CekKLIK dan Program Bangga Kencana di Desa Pandan Enim, Kecamatan Tanjung Agung dan Desa Harapan Jaya, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan (Sumsel), Jumat (3/6).

CekKLIK adalah program dari BPOM dalam rangka mengedukasi masyarakat menjadi konsumen yang cerdas. Program itu ditujukan bagi konsumen yang memuat arahan untuk membeli produk obat atau makanan. Arahannya terdiri dari cek kemasan dalam kondisi baik, baca informasi produk yang tercantum dalam label, pastikan produk memiliki izin edar dan cek masa kedaluwarsa produk.

Sedangkan Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana) merupakan salah satu program dari BKKBN yang berfokus untuk mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan yang sehat di Indonesia, melalui berbagai kelompok kegiatan di masyarakat yang difokuskan pada Bina Keluarga Remaja (BKR).

Irma berharap dengan adanya sosialisasi tersebut bisa menekan angka stunting di Muara Enim.

“Maka dari itu, kegiatan ini bisa memberikan informasi pada ibu dan bapak untuk bisa mendapatkan gizi yang baik bagi si calon anak,” kata Irma dalam sambutannya.

Legislator NasDem dari Dapil Sumsel II (Kabupaten Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ilir, Muaraenim, Lahat, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Ilir, Empat Lawang, Kota Pagar Alam, Kota Prabumulih, dan Penukal Abab Lematang Ilir) itu mengimbau seluruh orangtua agar memperhatikan tumbuh kembang anak mulai dari dalam kandungan.

“Salah satunya ibu yang hamil agar dapat memeriksakan diri ke Puskesmas. Sebab ketika dalam kandungan sudah dapat diketahui pertumbuhan si anak,” imbuhnya.

Saat sosialisasi Program Bangga Kencana, Irma pun mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan program tersebut.

“Kalau anak banyak sementara pendapatannya sedikit, kan dia tidak sejahtera. Maka harus diberikan informasi agar anaknya tidak banyak atau tidak rapat. Tetapi yang penting itu berkualitas, sehingga dia bisa menyekolahkan anaknya dengan baik, memberikan anak yang makanan yang baik,” tukasnya.

(RO/Dis/*)

Add Comment