a

Lomba Layang-Layang NasDem Capai Babak Final

Lomba Layang-Layang NasDem Capai Babak Final

JAKARTA (28 April) : Lomba layang-layang NasDem yang dikemas ke dalam gelaran Lomba Adu Ketangkasan Layangan IGK Manila CUP 2022 mencapai babak finalnya hari ini, Kamis (28/4). Pelaksanaan babak final akan berlangsung meriah sekaligus ngabuburit bareng Akademi Bela Negara (ABN) NasDem.

“Hari ini adalah final lomba adu ketangkasan layang-layang Akademi Bela Negara NasDem. Pemenang satu, dua dan tiga memperebutkan Piala Umum yaitu Piala IGK Manila dan Ayep Zaki,” kata Pembina Layangan NasDem, H. Ayep Zaki kepada nasdem.id.

Ayep yang juga Ketua Dewan Pakar NasDem Kabupaten Sukabumi itu menerangkan babak final akan berlangsung mulai pukul 14:00 WIB di Lapangan Restorasi Kampus ABN NasDem, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

“Kemudian nanti pemenang juara akan langsung bertanding beradu ketangkasan bermain layang-layang dengan Pembina layang-layang NasDem,” kata Ayep menambahkan.

Anggota Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat itu menambahkan gelaran lomba adu ketangkasan layang-layang NasDem sudah berjalan sepuluh hari dan mendapat antusias tinggi dari para pegiat layang-layang sekitar kampus ABN hingga lingkup Jabodetabek.

“Dan ini akan terus dilaksanakan secara rutin karena ini sangat menyentuh masyarakat karena komunitas layang-layang ini tidak ada batas usia kemudian tidak juga batas golongan,” tutur Ayep yang sangat gemar bermain layang-layang itu.

Sementara itu Koordinator Panitia Pelaksana Roni Uron menambahkan pihaknya sangat mengapresiasi antusias dari para peserta lomba layang-layang NasDem. Menurut dia ini merupakan arti keberadaan NasDem di tengah masyarakat.

“Para peserta sangat bersemangat. Dalam adu ketangkasan bermain layangan ini dituntut kesabaran serta keyakinan dalam menghadapi apapun. Ini merupakan filosofi dari layang-layang,” kata pria yang akrab disapa Kang Uron itu.

Kang Uron menambahkan pihaknya sangat senang dan mengajak para pecinta layang-layang untuk bersyukur diberi rasa kecintaan terhadap dunia layang-layang.

“Dan bagi peserta yang sudah gugur kami persilahkan hadir untuk meramaikan suasana,” demikian tutup Kang Uron.

(WH)

Add Comment