a

Kader NasDem Dilantik Jadi Direktur Eksekutif INKOPSIM NU

Kader NasDem Dilantik Jadi Direktur Eksekutif INKOPSIM NU

JAKARTA (6 April) : Kader NasDem Jhody Arya Prabawa resmi ditunjuk sebagai Direktur Eksekutif Induk Koperasi Syirkah Muawanah Nahdlatul Ulama (INKOPSIM-NU) periode 2022-2027.

Jhody Arya diangkat sebagai Direktur Eksekutif oleh Dewan Pengurus INKOPSIM-NU pada Jumat (1/4) lalu untuk mengelola Induk Koperasi Syirkah Muawanah Nahdlatul Ulama (INKOPSIM-NU) periode 2022-2027.

Pengangkatan tersebut dilakukan melalui Surat Keputusan Dewan Pengurus yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris INKOPSIM-NU, Drs. H. Tobaroni Hafidz, MM dan Drs. H. Rusbiyanto Asfa, di Jakarta.

Dengan latar belakang sebagai seorang pengusaha, Jhody Arya Prabawa saat ini juga menjabat sebagai Konsul Kehormatan mewakili Pemerintah Republik Persatuan Tanzania untuk Indonesia.

Anggota Bidang Hubungan Sayap Partai DPP NasDem itu juga dikenal sebagai seorang Mentor dan Coach dalam bidang kepemimpinan, kewirausahaan, serta inkubasi dan akselerasi bisnis UMKM. Jhody dinilai turut berperan aktif dalam mendorong kegiatan pengembangan teknologi ramah lingkungan.

Selain itu Jhody juga memiliki program ekonomi sirkular sebagai wujud dakwah yang berorientasi pada pembangunan kemandirian umat dalam kerangka semangat kebersamaan dan semangat kebangsaan.

Jajaran pengurus INKOPSIM-NU berharap dengan bergabungnya Jhody Arya Prabawa sebagai Direktur Eksekutif di INKOPSIM-NU, akan mampu menciptakan percepatan pengembangan kinerja anggota koperasi dalam menghadapi momentum pandemi ini dengan memanfaatkan teknologi dan platform digital serta penerapan strategi yang tepat guna meningkatkan kompetensi UMKM yang sudah dan akan tergabung dalam INKOPSIM-NU saat ini.

Hal itu merupakan salah satu respon positif atas tantangan kebangkitan ekonomi Indonesia sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Presiden Jokowi pada Muktamar NU ke-34 yang lalu di Lampung.

Jhody mengatakan Koperasi Syirkah Muawanah sebagai sebuah lembaga perekonomian yang berakar dari Nahdlatul Ulama (NU) sebenarnya sudah berdiri sejak tahun 1937 melalui inisiatif dari Ketua Tanfidz NU, KH. Mahfoedz Sidiq, yang tujuannya adalah untuk membangun hubungan perdagangan antar pesantren yang banyak menghasilkan produk pertanian maupun usaha kecil lainnya.

“Dan baru pada tahun 1998 terbentuk Induk Koperasi Syirkah Muawanah yang berbadan hukum resmi atas prakarsa KH. Ma’ruf Amin guna melakukan konsolidasi usaha dan pendataan keanggotaan Koperasi Primer pada skala nasional,” kata Jhody melalui keterangannya yang diterima nasdem.id, Rabu (6/4).

Sebelumnya, INKOPSIM-NU juga baru saja melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Februari 2022 yang lalu di Hotel Bidakara, Jakarta dan telah rampung menyusun kepengurusan barunya, dimana sebelumnya secara aklamasi memilih Drs. H. Tobaroni Hafidz, MM sebagai Ketua Umum, Drs. H. Rusbiyanto Asfa sebagai Sekretaris Jenderal, dan Budi Kasan Besari Adinagoro, SH, MH, MPd., sebagai Bendahara Umum.

“Selain menjadi ajang penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, RAT juga mengukur kinerja koperasi guna melihat sejauh mana capaian yang telah dilakukan selama masa kepengurusan lima tahunan,” tambah Jhody.

Peremajaan pengurus secara berkala juga merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan program digitalisasi koperasi agar kegiatan usaha para anggotanya bisa menjadi lebih efektif dan efisien lagi.

“Sehingga akan mampu meningkatkan daya saing produk dengan tetap berlandaskan pada semangat ta’awanu alal birri wataqwa yaitu saling tolong-menolong dalam kebaikan, sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Ketua Umum INKOPSIM-NU beberapa waktu yang lalu saat RAT berlangsung,” demikian pungkas Jhody.

(WH)

Add Comment