a

Selama Ramadan Perpustakaan NasDem Adakan Kajian Kitab Kuning

Selama Ramadan Perpustakaan NasDem Adakan Kajian Kitab Kuning

JAKARTA (4 April) : Bagi umat Muslim mengisi Bulan Suci Ramadan tentunya tak hanya terbatas pada menjalankan ibadah puasa semata. Namun juga dapat diisi dengan momentum menambah ilmu serta pengetahuan di berbagai bidang.

Galeri Kebangsaan NasDem Tower mempersembahkan Bahtsul Kutub, Daras Kitab Al-Ahkamu Sulthaniyah Karya Al-Mawardi yang akan dimulai sejak 5 April hingga 15 April 2022. Kegiatan mengkaji Kitab Kuning itu akan dimulai pukul 15.30 WIB hingga jelang berbuka puasa.

Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik DPP NasDem, Ahmad Baidhowi AR mengatakan Kitab Al-ahkāmu ‘Sulthāniyyah ini lahir pada abad ke-10 di era kejayaan Dinasti Abbasiyah tepatnya di bawah kekuasaan pemerintahan Al-Qadir Billah (947-1031).

“Dari subtansi materi di dalamnya setidaknya kerangka pembedahan yang akan dilakukan nantinya adalah ingin melihat di zaman Dinasti Abbasiyah, bagaimana umat Islam mencoba membuat suatu tatanan kenegaraan yang menjelaskan hak seseorang untuk memimpin dan dipimpin,” kata Ahmad Baidhowi AR, Senin (4/4).

Selain itu kata Baidhowi dalam ngaji kitab bertajuk ‘Ramadan Bersama NasDem’ itu juga akan mengupas bagaimana praktik ketatanegaraan abad pertengahan ini memiliki virtue yang menegaskan pentingnya menjadikan sumber- sumber tatanan sosial merujuk pada perilaku Nabi, baik yang dimaktubkan dalam Al-Qur’an maupun Hadits.

“Bagaimana menjadikan kitab tersebut sebagai sumber inspirasi, prinsip ketatanegaraan ini dimungkinkan untuk dapat menjadi rujukan bagi praktek pendewasaan demokrasi di Indonesia,” sambung dia.

Baidhowi mengatakan membedah kitab kuning kali ini akan sangat menarik. Kajian dan diskusi tersebut juga akan berlangsung secara hybrid baik dihadiri langsung di Panglima Itam Library of NasDem di lantai 5 NasDem Tower hingga daring melalui platform Zoom.

“Nilai ketatanegaraan apa dari kitab tersebut yang masih relevan untuk diaplikasikan dalam sistem ketatanegaraan kita di Indonesia,” ujarnya.

Kajian pertama akan berlangsung Selasa (5/4) yang diampu oleh Rektor UIII Prof. Komaruddin Hidayat dengan topik bahasan Prinsip-Prinsip Memilih Pemimpin Politik Menurut Al Mawardi dan Realitas Politik Hari Ini.

Kemudian pada kajian kedua Kamis (7/4) akan menghadirkan Kapus Litbang Kemenag RI, Prof. Dr. Arskal Salim sebagai narasumber dalam Topik Problem Pertahanan dan Kebijakan Feodalisme.

Pada pertemuan ketiga Sabtu (9/4) (7 Ramadan 1443 H) Wakil Ketua DMI Pusat KH. Farid Masdar Mas’udi akan hadir sebagai pembicara dalam kajian Islam dan Tantangan Penerapan Hukum.

Kemudian Dosen Universitas Paramadina, Luthfi Assyaukanie, P.hd akan hadir langsung ke Perpustakaan Panglima Itam NasDem Tower pada Senin (11/4) untuk mengupas kajian Kitab Al-Ahkamu Sulthaniyah Karya Al-Mawardi dalam topik Agama, Politik dan Kebebasan Berpendapat.

Selanjutnya giliran Dosen UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr, Hj. Siti Ruhaini Dzuhayatin, MA yang akan mengulas seputar Islam, Politik dan Militerisme dalam Perspektif Gender pada Rabu (13/4) (11 Ramadan 1443 H) di Perpustakaan Panglima Itam NasDem Tower.

“Pada pertemuan berikutnya akan dikupas seputar Pertarungan Nasab dan Nasib Masa Depan Politik oleh Sekjen ISNU, M. Kholid Syeirazi pada pertemuan tanggal 13 Ramadan 1433 H, Jumat (15/4) di tempat yang sama,” kata Baidhowi.

Bagi sahabat yang berkenan mengikuti secara luring dapat mendatangi langsung gedung NasDem Tower dengan terlebih dahulu mendaftar diri di link yang tersedia.

Bagi para sahabat yang berkenan mengikuti secara langsung kajian kitab kuning di Panglima Itam Library of NasDem dapat mendatangi langsung gedung NasDem Tower dengan terlebih dahulu mendaftar atau menghubungi narahubung Inna Habibah di 081234523844.

Jangan sampai ketinggalan ya karena terbatas hanya untuk 40 peserta luring. Tapi tak perlu khawatir karena para sahabat juga dapat mengikuti kajian kitab Al-Ahkamu Sulthaniyah secara online melalui link zoom yang dapat ditemukan di akun instagram resmi Partai NasDem. (WH)

Add Comment