a

Pemerintah Harus Antisipasi Kenaikan Harga Kepokmas

Pemerintah Harus Antisipasi Kenaikan Harga Kepokmas

BANDUNG (4 April): Anggota Komisi I DPR RI, Muhammad Farhan mengatakan, masyarakat diberatkan dengan kenaikan harga kebutuhan pokok pada awal Ramadan. Bahkan rencana kenaikan harga BBM jenis Pertalite dan LPG 3 Kilogram terus membayangi.

“Harga kepokmas (Kebutuhan Pokok Masyarakat) memang menunjukkan kenaikan. Harga minyak belum turun lagi. Ada kebahagiaan dan kekhawatiran jelang Ramadan yang selalu terjadi. Bahagia karena Ramadan selalu membahagiakan, tapi khawatir karena kenaikan harga kepokmas meroket,” kata Farhan di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (2/4).

Legislator NasDem itu menegaskan ada praktik yang merugikan publik dengan memainkan harga di tengah kondisi masyarakat yang masih sulit akibat pandemi.

“Bukan hanya karena kenaikan permintaan, tetapi terjadi missmatch dengan supply atau pasokan di pasar, sehingga harga-harga meroket,” jelasnya.

Legislator NasDem dari Dapil Jawa Barat I (Kota Bandung dan Kota Cimahi) itu menduga ada beberapa pihak yang memainkan pasokan kepokmas. Untuk itu pemerintah perlu mengantisipasi selain harus ada tindakan tegas agar kondisi tersebut tak berlarut.

“Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) agar secara aktif melakukan pengawasan yang nyata terhadap perusahaan-perusahaan yang menguasai produksi, distribusi hingga retails kepokmas. Jangan menunggu gejolak harga dan kelangkaan pasokan kepokmas,” tegasnya.

Sebelumnya, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, ke depannya akan ada kenaikan harga lainnya setelah BBM Pertamax. Antara lain seperti BBM jenis Pertalite, hingga LPG 3 Kilogram.(medcom/*)

Add Comment