a

NasDem Lahir untuk Ringankan Beban Masyarakat Aceh

NasDem Lahir untuk Ringankan Beban Masyarakat Aceh

ACEH (6 Maret): Aceh merupakan salah satu daerah tertinggal di bidang infrastruktur dan noninfrastruktur. Oleh karenanya, perhatian besar terhadap kondisi Aceh harus diberikan dengan berbagai cara agar bisa membangkitkan kembali seperti kejayaan masa lalu.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam rangkaian Rakorwil DPW NasDem Aceh yang dilangsungkan di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Sabtu (5/3).

“Saya sebagai anak Aceh, dalam sisa hidup saya ini terus berpikir seharusnya Aceh tidak seperti hari ini,” ujar Surya Paloh.

Surya menegaskan bahwa komitmen keberadaan Partai NasDem baik secara nasional maupun di Aceh harus mampu mencari jalan memberikan alternatif dan permasalahan yang dihadapi Aceh hari ini.

“Karenanya, kita memerlukan kerja sama yang lebih kokoh dan tidak ada waktu lagi bila masih memikirkan hal yang tidak produktif,” katanya.

Surya menambahkan Aceh harus bisa menyadari seluruh kapasitas dan potensi yang ada sehingga dapat ditingkatkan untuk kemajuan Aceh yang jauh lebih baik.

Surya meminta seluruh pengurus NasDem di tiap tingkatan bekerja secara total agar pada Pemilu 2024 NasDem kembali berjaya di Aceh.

Ditegaskan Surya, NasDem didirikan bukan sebagai partai yang memberatkan bagi rakyat Aceh, justru sebagai partai yang meringankan beban masyarakat Aceh.

“Jika kehadiran NasDem memberatkan maka lebih baik Partai NasDem saja yang dibubarkan di Aceh. Saya tidak ingin masyarakat punya persepsi kehadiran NasDem untuk memberatkan,” ujarnya.

Karenanya, Surya meminta kepada seluruh pengurus NasDem harus mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat. Dan yang paling penting adalah memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat khususnya di Aceh.

Bukan itu saja. Surya juga berpesan kepada seluruh kader agar tetap menjaga etika dalam berkompetisi saat menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

“Mari membangun Aceh lebih dekat dengan meningkatkan silaturahmi. Bukan dengan saling menjatuhkan dan merusak, tapi bisa berkompetisi dalam etika yang baik dan semangat yang harmonis,” kata Surya.

Surya juga meminta kader NasDem di Aceh untuk melibatkan ulama hingga civitas akademika dalam melakukan kajian pembangunan yang maju di provinsi ini.

“Perlu duduk bersama dengan para ulama, tokoh masyarakat, dan civitas akademika. Kita harapkan ini menjadi corong utama untuk menyampaikan pikiran yang lebih baik kepada masyarakat Aceh,” kata Surya Paloh.

Menurutnya, Aceh harus bisa menyadari seluruh kapasitas dan potensi yang ada sehingga dapat ditingkatkan untuk kemajuan Aceh yang jauh lebih baik.

Kunjungan Surya Paloh ke Aceh dalam serangkaian kunjungan safari politik ke berbagai wilayah. Sebelumnya, Surya telah mengunjungi Jawa Timur, Sumatra Utara, kemudian Aceh.

(Arif/*)

Add Comment