a

Subardi Membawa Wagini Hingga RS Sardjito

Subardi Membawa Wagini Hingga RS Sardjito

WATES (4 Maret): Wagini, 40, perempuan yang menderita lumpuh asal Kulonprogo, DIY, belakangan menuai banyak simpati dari warganet. Kisahnya viral karena ia diurus anaknya, Muhammad Wahid, 8.

Bocah pendiam itu terpaksa jarang bersekolah dan seringkali harus berjualan kelapa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya bersama ibunya. Wagini tinggal sebatangkara bersama Wahid. Sementara suaminya telah lama pergi sejak Wahid masih kecil.

Pada Kamis (24/2) Wagini dijenguk anggota DPR RI, Subardi ke rumahnya. Ketua DPW Partai NasDem DIY itu membawa dokter untuk memeriksa Wagini. Ia diketahui menderita penyakit Myasthenia Gravis sejak 2014, hingga menyebabkan kelumpuhan sejak setahun terakhir. Kepada Subardi, sang dokter menyarankan agar Wagini dirawat di RS.

Subardi lalu mengiyakan saran dokter dan berjanji mengawal kesembuhan Wagini hingga ke RS. Pada Selasa ((1/3) Wagini sempat dibawa ke RSUD Nyi Ageng Serang Kulonprogo. Namun, karena keterbatasan peralatan, pihak RSUD merekomendasikan Wagini ke RSUP dr Sardjito, Sleman, DIY.

Kemudian pada Jumat pagi (4/3), Subardi melanjutkan komitmennya dan membawa Wagini ke RSUP dr Sardjito. Butuh perjuangan untuk membawa Wagini hingga ke RS Sardjito. Rumahnya di Padukuhan Sambiroto, Kelurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan, Kulonprogo cukup terpencil dan belum bisa dilalui akses kendaraan.

Para relawan dari Rumah Aspirasi Subardi harus berjibaku membawa Wagini menggunakan tandu sejauh lebih dari 200 meter untuk sampai ke ambulans. Mobil kesehatan tersebut mengantar Wagini hingga tiba di RS Sardjito.

“Kami sungguh-sungguh ingin membantu ibu Wagini. Kemarin saat kami bawa ke RS Kulonprogo, oleh dokternya direkomendasikan ke sini. Maka hari ini kami bawa ke sini,” kata Latnyana, Koordinator Rumah Aspirasi Subardi.

Di RS Sardjito, Wagini dibawa ke poliklinik pemeriksaan. Sepanjang pemeriksaannya, ia terus didampingi personil Rumah Aspirasi Subardi.

Di tempat terpisah, Subardi mengatakan segala kebutuhan Wagini akan diurusnya. Begitupun pada saat kontrol berkala nanti, untuk melihat perkembangan Wagini.

“Saya menugaskan rumah aspirasi untuk diperiksa rutin ke RS terdekat. Bu Wagini sudah diurus BPJSnya sehingga lebih mudah. Keinginan bu Wagini hanya satu, ia ingin sembuh. Ingin pulih seperti semula,” tutur Legislator NasDem dari Dapil DIY itu.

Wagini mengaku belum tahu proses selanjutnya. Baginya, ia sudah masuk RS Sardjito adalah capaian luar biasa setelah setahun tidak mendapat perawatan. Ia pun tak mengira apa yang dialaminya mendapat perhatian khusus dari Subardi.

“Saya sangat bersyukur akhirnya bisa sampai Sardjito. Kepada Pak Subardi, matur nuwun sudah bantu saya mulai dari rumah, ke RSUD Kulonprogo, dan akhirnya sampai ke sini,” kata Wagini didampingi Wahid di ruang tunggu pemeriksaan.

Pihak Rumah Aspirasi Subardi berharap ikhtiar itu akan membuat Wagini bisa disembuhkan. Atau setidaknya akan mengurangi penyakit lumpuhnya hingga Wagini beraktivitas normal.

“Proses selanjutnya tergantung diagnosa dokter. Bila harus mendapat perawatan maka bu Wagini akan mondok di sini. Namun bila diperkenankan rawat jalan maka kami antar pulang kembali,” kata Latnyana disela mendampingi Wagini menunggu pemeriksaan.

(NK/*)

Add Comment