a

Empat Pilar Penting Dalam Kehidupan Berbangsa

Empat Pilar Penting Dalam Kehidupan Berbangsa

MUARA BUNGO (22 November): Anggota MPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Hasbi Anshory melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) di Aula Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Bungo, di Muara Bungo, Jambi, Sabtu (20/11).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kasdim 0416-Bute, Mayor Inf Herman, Wakil Ketua II DPRD Bungo dari Fraksi NasDem, Jumiwan Aguza, dua orang pemateri dan 100 peserta dari berbagai kalangan.

Hasbi menjelaskan anggota MPR RI terdiri dari anggota DPD RI dan anggota DPR RI. Yang membedakan adalah anggota DPD RI tidak melalui partai politik, sedangkan anggota DPR RI melalui partai politik. Ia juga menjelaskan, anggota DPR RI adalah pejabat negara yang disumpah dua kali.

“Sumpah pertama sebagai anggota DPR dan sumpah kedua adalah sebagai anggota MPR. Hari ini kapasitas saya sosialisasi Empat Pilar adalah anggota MPR, tapi melekat dengan saya adalah anggota DPR Fraksi Partai NasDem,” ucapnya.

Anggota DPR, lanjut Hasbi, ditempatkan pada 11 komisi dan mendapat fasilitas berupa sosialisasi ke daerah, rehat setelah sidang (Reses), kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) dan kunjungan spesifik (Kunspek).

Untuk itu, jika terjadi permasalahan di masyarakat, anggota DPR bisa melihat itu lewat kunjungan-kunjungan tersebut.

“Tolong manfaatkan saya sebagai anggota DPR RI. Tujuannya agar saya bisa menyerap aspirasi. Ketika rapat di Senayan, saya tahu apa permasalahan masyarakat,” ujarnya.

Legislator NasDem dari Dapil Jambi itu berharap peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR RI menjadi speaker di lingkungan masing-masing seusai mengikuti kegiatan.

“Saya ingin kawan-kawan menjadi speaker agar masyarakat bisa mengetahui pentingnya Empat Pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucapnya.

Dalam sosialisasi tersebut, Hasbi juga membagikan buku Empat Pilar kepada seluruh peserta dengan harapan bisa bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Wakil rakyat dari Dapil Jambi ini terus berupaya menghilangkan stigma anggota DPR RI yang hanya datang sewaktu menjelang pemilu.

“Saya selalu berupaya mendatangi masyarakat setelah terpilih meskipun masyarakat daerah itu tak memilih saya sewaktu Pileg 2019,” pungkasnya.

(RO/*)

Add Comment