Konvensi Capres 2024 Bentuk Politik Gagasan NasDem

JAKARTA (13 November): Konvensi calon Presiden NasDem untuk Pilpres 2024 merupakan politik gagasan yang ditawarkan NasDem sebagai partai politik modern. Melalui konvensi, NasDem memiliki komitmen untuk melakukan perubahan Indonesia ke depan.

“Kita terbuka tidak hanya kepada kader NasDem tapi juga kandidat dari luar,” ujar fungsionaris NasDem, Willy Aditya di Jakarta, Kamis (12/11).

Melalui konvensi, kata Willy, NasDem dapat menjadi sarana bagi anak bangsa, baik itu kader NasDem atau bukan untuk memiliki kesempatan yang sama memimpin negeri. Ini merupakan kultur politik berdemokrasi yang sehat dalam menentukan calon pemimpin.

“Salah satu tugas parpol kan melakukan kandidasi. Konvensi merupakan cara NasDem melakukan kandisasi yang transparan dan terbuka dalam merekrut atau mengusung calon presiden 2024 nantinya,” kata anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi NasDem itu.

Legislator NasDem itu menjelaskan, saat ini NasDem memiliki dua fokus utama yang terus dikerjakan jelang pelaksanaan konvensi yang direncanakan berlangsung pada 2022. Pertama, melakukan rekruitmen konvensi sendiri dan yang kedua ialah melakukan kerja politik membangun blok politik pemenuhan ambang batas pencalonan presiden sebesar 20%.

“NasDem terus bekerja. Kita juga bangun blok politik terkait calon presiden yang nantinya akan diusung,” tuturnya.

Ketua DPW NasDem Riau itu juga menuturkan, sejauh ini NasDem sudah menyosialisasikan ke seluruh struktur partai terkait rencana konvensi. Sebagai perbandingan, pada Pemilu 2019 gagasan politik yang dibawa NasDem ialah politik dukungan tanpa syarat dalam mengusung Jokowi untuk periode kedua.

“Sekarang NasDem membuka diri seluas mungkin. Siapapun yang memiliki kompetensi memimpin, mau dari partai, profesional, TNI, ulama, ASN, hingga kalangan milenial asalkan memenuhi syarat pengusungan yang ditetapkan UU bisa menjadi peserta konvensi,” paparnya.

Gagasan konvensi capres 2024 dikemukakan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh dalam sambutan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke 9 Partai NasDem pada Rabu (11/11). Dalam kesempatan tersebut, Surya menegaskan Nasdem akan menyajikan praktik politik dan praktik berdemokrasi yang maju.

Termasuk memberikan ruang sebesamya-besarnya kepada warga negara, kepada anak bangsa yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan manajerial yang lebih, agar memiliki kesempatan yang sama menjadi seorang calon presiden di Indonesia.

“Konvensi menjadi wujud moderasi berbagai pemikiran dan pandangan politik yang berbeda-beda melalui mekanisme kontestasi. Dengan mengedepankan prinsip transparansi dan bottom up, konvensi berefek secara positif bagi penguatan kelembagaan partai sebagai ruang dan basis rekrutmen kepemimpinan nasional,” tegas Surya Paloh. (MI/*)

Written by 

Berita Serupa

Leave a Comment