a

Eva Stevany tidak Gunakan PIP untuk Kampanye

Eva Stevany tidak Gunakan PIP untuk Kampanye

RANTEPAO (6 November): Anggota DPR RI, Eva Stevany Rataba melanjutkan kunjungan reses di Tongkonan To' Paken, Lembang Tondong Matallo, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Kamis (5/11).

Dalam sambutannya, Eva Stevany memberikan penjelasan di hadapan masyarakat yang hadir terkait bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Program itu, kata Eva, memang merupakan program nasional sebagai nawacita Presiden RI. Namun dalam aturannya juga dijelaskan tata cara serta mekanisme pengusulan nama siswa penerima.

"Saya juga malu jika mau mengakui usaha orang atau program paten Pemerintah Pusat yang tidak ada nomenklaturnya di setiap program kerja kementerian yang jadi mitra kerja kami, untuk diperjuangkan sebagai aspirasi masyarakat," ujar anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi NasDem itu .

Bantuan jalur aspirasi disalurkan langsung Eva ke setiap sekolah dengan menyerahkan SK dan nama penerima.

"Tidak pernah saya gunakan sebagai materi kampanye untuk mengajak masyarakat memilih salah satu paslon. Ini kewajiban saya untuk meluruskan isu yang beredar selama ini," ujar Legislator NasDem tersebut.

Menyangkut bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang diduga telah digunakan sebagai materi kampanye bahkan untuk intimidasi masyarakat penerima, juga menjadi bahan pencerahan oleh Eva Stevany. Anggota DPR RI itu menegaskan bahwa PKH bukan program yang disebut-sebut sebagai program yang tidak bisa didapat jika tidak ada yang urus.

"Bantuan PKH itu jangan mau diintimidasi karena itu bantuan murni dari Kemensos yang bukan diurus oleh salah satu orang. Tapi itu datanya sudah ada di Kemensos jauh sebelumnya yang melalui data statistik sebagai data awal yang digunakan Kemensos pada tahun 2011," tegas Eva Stevany.

Amos Harma Patulla, Camat Tondon yang hadir mengatakan bahwa kunjungan Eva Stevany Rataba selaku anggota DPR RI ke Tondon merupakan kebanggaan besar bagi masyarakat Tondon.

"Kehadiran Eva Stevany hari ini sangat kami syukuri dan kami berikan apresiasi karena sudah terbukti bisa memperjuangkan masyarakat Toraja secara khusus di Tondon melalui bantuan PIP jalur aspirasi yang selama ini diharapkan semua lapisan orang tua siswa yang tidak masuk dalam daftar penerima jalur reguler dari usulan setiap sekolah," kata Amos Harma Patulla.

Camat Tondon itu menerima secara langsung penyerahan SK dan daftar nama siswa penerima bantuan PIP jalur aspirasi dari Eva Stevany Rataba.

Pada kesempatan itu Camat Tondon juga mengusulkan kepada Eva Stevany  mengenai pengembangan objek wisata Simulluk di Tondon.

Adi Putri, salah satu unsur anak muda yang sedang mengenyam pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta menekankan adanya perhatian khusus terhadap dunia pendidikan seperti bantuan beasiswa bagi siswa yang berprestasi dalam akademik maupun nonakademik. Juga perhatian khusus bagi peningkatan pariwisata di Toraja.

Dalam menyikapi usulan Camat Tondon terkait objek wisata yang ada di Tondon, wakil rakyat dari dapil Sulawesi Selatan III itu mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Toraja Utara. 

"Tidak ada yang susah apabila kita duduk membahas dan bekerja bersama", kata Eva.

Legislator NasDem itu mengatakan dirinya tidak mampu bekerja dan berjuang di Pusat jika tidak disertai dukungan besar dari semua lapisan masyarakat.

"Maka itu, bantulah saya dan doakan saya agar mampu dan kuat memperjuangkan harapan masyarakat di Pusat," tutur Eva Stevany.

Hadir dalam kegiatan tersebut selain pejabat tingkat kecamatan, juga anggota DPRD, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh wanita, dan unsur lainnya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.(HH/*)

Add Comment