a

Garnita NasDem Salurkan 10 Handtractor di Lampung Tengah

Garnita NasDem Salurkan 10 Handtractor di Lampung Tengah

METRO (12 Oktober): Kementerian Pertanian melalui DPP Garnita Malahayati NasDem membagikan bantuan alat pertanian berupa 10 unit handtractor di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Alat pertanian handtractor tersebut dibagikan kepada 10 kelompok tani (Poktan) di Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (8/10). 

"Ini merupakan contoh konkret program DPP Garnita Malahayati NasDem yang dilakukan dengan bekerja sama melalui DPW Garnita di setiap provinsi," ujar Sekretaris DPW Garnita Malahayati NasDem Lampung, Vony Reyneta melalui siaran pers tertulisnya, Minggu (11/10). 

Vony menyebutkan, Kabupaten Lampung Tengah adalah salah satu kabupaten di Provinsi Lampung yang hampir 83% penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Komoditas pertanian andalan di Lampung Tengah adalah padi, jagung, singkong, nanas, dan tebu.

Di wilayah Lampung Tengah juga terdapat perusahaan BUMN pertanian yakni PTPN VII dengan jenis tanaman utama kelapa sawit.

"Dengan kondisi alam dan sosial tersebut, Lampung Tengah dapat menjadi wilayah potensial yang layak diintervensi Partai NasDem untuk mewujudkan gerakan perubahan," tegasnya.

Karena itu, sambung Vony, DPP Garnita NasDem melalui program pertanian diharapkan dapat berperan aktif mewujudkan gerakan perubahan tersebut.

Diketahui, bantuan 10 buah traktor tangan telah diterima kelompok tani di Kecamatan Bekri, Kalirejo, Padang Ratu, Punggur, Kota Gajah, Way Seputih, dan Kecamatan Trimurjo.

Ketua Paguyuban Gapoktan se-Lampung Tengah, Paryono menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua Umum DPP Garnita Malahayati NasDem, Indira Chunda Thita Syahrul.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Korwil Lampung Garnita Malahayati NasDem, Irma Suryani Chaniago atas kepedulian dan respon cepat yang diberikan kepada kelompok petani di Lampung Tengah. Keberadaan alat pertanian handtractor ini sangat penting dan berarti bagi para petani karena dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja petani di lapangan," pungkasnya (Vony/HH/*)

Add Comment