a

Pilkada di DIY Jadi Panggung Politik NasDem

Pilkada di DIY Jadi Panggung Politik NasDem

YOGYAKARTA (6 September): Pilkada di tiga kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yakni Kabupaten Bantul, Sleman dan Gunungkidul dipastikan diikuti kandidat dari partai politik. Tidak ada calon perseorangan atau independen. Dari sederet parpol pengusung maupun pendukung, NasDem adalah parpol yang mengirim kadernya sebagai kontestan. 

Pada Pilkada Bantul, kader NasDem, Totok Sudarto menjadi Calon Wakil Bupati dari Calon Bupati, Suharsono. Pasangan itu didukung enam parpol yakni NasDem, Gerindra, Golkar, PKS, PPP dan PBB. Koalisi ini memiliki 21 kursi di DPRD Bantul.

Di Pilkada Sleman, Sri Muslimatun adalah calon Bupati yang juga Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Sleman. Bersama Cawabup Amin Purnomo, pasangan dengan tagline "Mulia" mendapat tiket dari NasDem, PKS dan Golkar dengan dulungan 14 kursi DPRD Sleman.

Di Kabupeten Gunungkidul, NasDem mengusung sendiri pasangan Immawan Wahyudi-Martanti Soenar Dewi. Dengan modal sembilan kursi DPRD setempat, NasDem bersaing dengan tiga koalisi parpol lainnya.

Capaian NasDem tidak lepas dari tangan dingin Ketua DPW NasDem DIY, Subardi. Sebagai pemikir sekaligus perancang strategi politik, mbah Bardi, sapaan akrabnya, sukses mengirim kader terbaiknya. Bermodal jaringan yang kuat dan mesin partai yang sehat, kini sepak terjang NasDem semakin diperhitungkan di Yogyakarta.

"Kami selalu mengirim kader terbaik untuk berkontestasi. Sistem internal NasDem mendukung kaderisasi tanpa politik transaksional yang membebani. Eksistensi NasDem semakin kuat karena spirit merestorasi itu," papar Subardi di Yogyakarta, Minggu (6/9).

Dengan keikutsertaan kadernya, Subardi berharap, pilkada tidak hanya diikuti figur yang populer dan "karbitan". Ia ingin menegaskan parpol dapat berperan signifikan agar pilkada menjadi pertarungan gagasan.

"Parpol harus mewarnai agar pilkada tidak selalu pertarungan antarfigur. Kalau dibiarkan, persaingan bukan lagi soal gagasan, tetapi nafsu kekuasaan. Rakyat akan terus menjadi komoditas politik yang menyesatkan," ujar anggota Komisi VI DPR itu.

Dengan keikutsertaan tiga kadernya, Subardi menilai pilkada DIY menjadi panggung politik bagi NasDem. Ia optimistis capaian ini akan berdampak pada kemenangan. 

"Perjuangan dan kesungguhan kami tidak akan mengecewakan," kata Legislator NasDem itu.(Nizar/*)

Add Comment