a

Awangga Bagikan 575 Alat Bantu buat Penyandang Disabilitas

Awangga Bagikan 575 Alat Bantu buat Penyandang Disabilitas

BANDUNG (22 Juli): Ketua DPD Partai NasDem Kota Bandung, Jawa Barat, yang juga anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga, secara simbolis menyerahkan alat bantu kepada 20 penyandang disabilitas yang hadir di Kecamatan Arcamanik dan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa-Rabu (21-22/7). 

Total alat bantu yang dibagikan sebanyak 575 buah berupa kruk walker dan tongkat tunanetra. Alat bantu itu merupakan realisasi aspirasi masyarakat penyandang disabilitas dalam kegiatan reses tahun 2019 lalu.

"Masyarakat disabilitas bukanlah masyarakat kelas dua. Mereka adalah masyarakat produktif yang juga berperan aktif dalam membangun Kota Bandung," ujar  Legislator NasDem tersebut dalam sambutannya. 

Rendiana Awangga atau yang akrab disapa Kang Awang, dalam kesempatan tersebut juga mendorong pemerintah untuk terus menggalakan program yang dapat membantu penyandang disabilitas agar dapat berkegiatan secara optimal dalam kehidupan sehari hari.

"Kota Bandung mempunyai Perda yang pro terhadap kaum disabilitas. Akan tetapi permasalahannya adalah, implementasi di lapangan yang tidak jalan," kata Kang Awang.

Wakil rakyat itu memberikan contoh, dalam penyediaan infrastruktur umum pemerintah harus juga membangun akses bagi kaum disabilitas. Akan tetapi dalam kenyataannya penerapannya masih jauh dari harapan. 

"Seperti pembangunan shelter yang tidak ada akses buat penyandang disabilitas, keberadaan tranportasi umum yang masih sulit diakses," tukas Kang Awang.

Ia pun menyentil hal mendasar seperti guiding block di trotoar yang pembangunannya tidak sesuai dengan fungsi karena ada beberapa yang terhalang tiang listrik atau menabrak pohon. Padahal guiding block itu merupakan infrastruktur pemandu bagi kaum tuna netra.

Salah seorang penyandang disabilitas, Anwar, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa ia berharap ada bantuan dari pemerintah untuk mendorong UMKM yang dikelola oleh penyandang disabilitas. Anwar adalah pelaku UMKM pengrajin kaki palsu. Akan tetapi ia merasa kesulitan memasarkan produknya kepada pemerintah kota karena terganjal aturan. 

Sedangkan Ani, penyandang disabiitas lainnya, menyampaikan apresiasinya terhadap Kang Awang yang telah memfasilitasi pemberian alat bantu tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian anggota dewan terhadap kaum disabilitas.(RO/*)

Add Comment