a

Kapolda Lampung Diminta Kawal Kasus Pelecehan Seksual di P2TP2A

Kapolda Lampung Diminta Kawal Kasus Pelecehan Seksual di P2TP2A

LAMPUNG (7 Juli): Anggota Komisi III DPR RI Fraksi NasDem dari dapil Lampung I, Taufik Basari, mengaku berang dengan terjadinya kasus pelecehan seksual di lingkungan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. 

Taufik, dalam rilisnya pada Selasa (7/7) mengatakan, secara khusus dia telah menghubungi langsung Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto agar kasus pelecehan seksual tersebut bisa dikawal dan ditangani dengan serius. 

"Saya mengecam keras tindakan pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan P2TP2A. Ini sangat miris karena tempat yang seharusnya menjadi pusat pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan, justru terjadi tindakan pelecehan seksual. Terkait hal ini saya sudah mendesak Kapolda untuk kawal serius," katanya.

Tidak hanya menghubungi Kapolda Lampung, Taufik yang juga Ketua DPW NasDem Lampung itu juga memerintahkan Fraksi NasDem di DPRD Provinsi Lampung dan Fraksi NasDem di DPRD Kabupaten Lampung Timur agar terus mengawal penyelesaian kasus tersebut.

"Korban (NF) ini kan masih berumur 14 tahun. Ironisnya lagi, terduga pelakunya adalah Kepala P2TP2A itu sendiri. Tentunya ini butuh penanganan khusus dan serius mulai dari proses hukumnya hingga penanganan terhadap kondisi psikologis korban," kata Legislator NasDem yang getol memperjuangkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual  (PKS) itu.

Kasus itu, lanjut Taufik, tentunya mencederai eksistensi P2TP2A sebagai tempat perlindungan perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. Untuk itu, dia berharap, kejadian itu bisa menyadarkan publik akan pentingnya mendorong RUU PKS diteruskan pembahasannya hingga menjadi Undang-Undang. 

"Saya berharap, nurani kita bisa tergerak untuk sama-sama mengawal RUU Penghapusan Kekerasan Seksual agar bisa secepatnya menjadi UU, karena ada urgensinya," harap Taufik.

Seorang anak gadis berinisial NF (14) yang dititipkan orangtuanya di rumah aman milik P2TP2A Lampung Timur, menjadi korban pemerkosaan. Terduga pelaku adalah Kepala P2TP2A yang sudah dilaporkan ke polisi.(*)

Add Comment