a

Pendidikan Perempuan Penting untuk Ketahanan Keluarga

Pendidikan Perempuan Penting untuk Ketahanan Keluarga

JAKARTA (24 Juni): Komisi VIII DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang dihadiri Menteri PPPA, Bintang Puspayoga, Selasa (23/6).

Rapat tersebut membahas Pembicaraan Pendahuluan RAPBN Tahun 2021, serta Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2019 dan Evaluasi Kinerja tahun 2020.

Dalam rapat tersebut, anggota DPR RI Fraksi NasDem, Lisda Hendrajoni menyampaikan agar Kementerian PPPA dapat mengusulkan peningkatan anggaran terutama yang berhubungan dengan pemberdayaan dan pendidikan bagi kaum perempuan.

“Saya minta jangan sungkan untuk mengusulkan peningkatan anggaran. Karena ini untuk kaum perempuan, dan pendidikan bagi perempuan di Indonesia sangat penting untuk ketahanan keluarga,” ujar Legislator NasDem tersebut.

Menurut anggota DPR dari dapil Sumatera Barat I itu, hal tersebut terbukti di tengah pandemi Covid-19, kaum ibu Indonesia menjadi “gamang” dengan pendidikan anaknya yang terbengkalai.

“Seharusnya, jika kaum perempuan memiliki ilmu pendidikan yang matang, kecemasan ini tak perlu terjadi. Karena pelajaran dan ilmu pengetahuan yang didapat di sekolah, bisa diajarkan di rumah,” sambungnya.

Oleh karena itu, kata Lisda, perlu adanya peningkatan pemberdayaan dan pendidikan kepada perempuan, agar mereka siap dalam memberikan bekal ilmu pengetahuan kepada anak-anak di rumah, jika nantinya terjadi hal serupa.

“Anggaran untuk pemberdayaan dan pendidikan harus ditingkatkan. Harus ada program pendidikan dan pemberdayaan perempuan untuk ketangguhan keluarga, terutama saat masa pandemi Covid-19 dan pasca pandemi nantinya,” pinta Lisda.

Legislator NasDem tersebut juga berharap agar pendidikan pemberdayaan perempuan dilakukan secara menyeluruh dan menyentuh seluruh kaum perempuan Indonesia, termasuk yang berada di desa.

“Pendidikan dan pemberdayaan bagi kaum perempuan, harus terlaksana secara menyeluruh, bukan hanya kelompok tertentu sehingga peran pemerintah khususnya Kementerian PPPA dapat dirasakan para perempuan,” pungkasnya.

Dalam rapat tersebut Lisda juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Kementerian PPPA terkait pelaksanaan anggaran 2019 yang terakomodasi dengan baik, serta kinerja Kementerian PPPA pada tahun 2020 dengan sejumlah prestasi. (Bee/*)

Add Comment