Pemerintah dan DPR Perlu Introspeksi Tren Demokrasi

JAKARTA (26 Oktober): Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengajak semua kalangan masyarakat untuk melakukan evaluasi bersama terkait hasil survei lembaga Indikator Politik yang menyebutkan tren demokrasi di Indonesia mengalami penurunan. 

Sahroni menyampaikan itu menanggapi hasil survei Indikator Politik yang dirilis pada Minggu (25/10) yang menyebutkan terjadi penurunan tren demokrasi dari 72% menjadi ke 62%.

“Mari jadikan hasil survei itu sebagai bahan evaluasi bersama dalam berdemokrasi. Tidak hanya untuk pemerintah dan legislatif, namun bagi publik juga,” ungkap Legislator NasDem itu dalam rilisnya, Senin (26/10).

Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem itu menilai Indikator Politik merupakan lembaga survei yang kredibel dan tentu saja memiliki metode survei yang bisa dipertanggungjawabkan. 

“Tentunya lembaga ini adalah lembaga yang kredibel, sehingga apapun hasilnya, itu harus menjadi bahan introspeksi pemerintah dan parlemen,” kata Sahroni.

Meskipun demikian, dia mengingatkan, dalam melakukan survei, hasil yang didapatkan akan sangat tergantung dengan situasi dan kondisi saat survei tersebut dilakukan. 

“Tindakan represif aparat apabila didalami, juga karena banyak oknum yang melakukan tindakan pengerusakan bahkan menyerang aparat,” tambahnya.

Legislator NasDem asal dapil DKI Jakarta III (Jakarta Barat, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu) itu memberikan contoh saat survei dilakukan, misalnya, di saat pandemik, demonstrasi massa sudah pasti akan sulit karena alasan kesehatan. Sahroni mengingatkan kembali agar masyarakat menjadikan hasil survei ini sebagai bahan evaluasi bersama dalam berdemokrasi. (RO/*)

Written by 

Berita Serupa