a

Enam Talenta Digital untuk Adaptasi Kebiasaan Baru

Enam Talenta Digital untuk Adaptasi Kebiasaan Baru

JAKARTA (17 Juni): Anggota Komisi I DPR RI Fraksi NasDem, Muhammad Farhan menyebutkan ada enam karakter dalam ekosistem talenta digital untuk adaptasi kebiasan baru (new norma). Hal itu, dia sampaikan melalui akun youtube Digital Talent Scholarship Kominfo, Selasa (16/6).

Enam talenta digital yang disebutkan Farhan, yakni student, engineer, enthusiast, computer scientist, content creator, dan applicator. 

Untuk kategori 'student' bukan hanya statusnya sebagai pelajar atau mahasiswa, tetapi juga orang yang sedang dalam proses belajar. 

"Dari proses belajar itu kita harapkan student bisa menjadi seorang engineer. Yaitu, orang-orang yang memang mempunyai kemampuan mulai dari pemograman sampai ke bentuk rekayasa digital lainnya," ujar Legislator NasDem itu. 

Ia mengatakan, pada saat bersamaan ada kategori enthusiast. Mereka ini bisa menjadikan digital sebagai hobi belaka. 

"Hebatnya, dari hobi digital itu mereka bisa mengubah banyak hal. Contohnya, para pecinta sepeda yang saat ini terhalang aktivitasnya akibat pandemi Covid-19. Mereka memanfaatkan teknologi digital untuk membuat rekayasa dunia digital agar tetap dapat bersepeda dengan teman-teman, merasakan pemandangan seolah-olah bersepeda di alam namun tetap di dalam rumah," jelas Legislator NasDem itu lagi. 

Farhan mengharapkan ada orang yang menjadi computer scientist. Mereka adalah orang-orang yang akan melakukan penelitian, pengembangan termasuk melakukan analisis terhadap big data, serta menyusun berbagai data strategi untuk bisa memanfaatkan berbagai macam platform digital sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara. 

"Tentu, berpolitik saat ini harus mampu bertransformasi dengan dunia digital. Seperti Partai NasDem yang kini menggunakan sistem elektronik kartu tanda anggota (e-KTA)," jelasnya. 

Anggota DPR Fraksi NasDem dari dapil Jawa Barat (Jabar) I itu juga mengharapkan dari talenta digital itu akan lahir dalam bentuk content creator. Saat ini, semua orang bisa menjadi content creator dalam bentuk apapun. 

"Karena, sekarang media itu menampilkan sesuatu bukan tergantung dari pembuatnya melainkan dari penontonnya. Kita yang menentukan sendiri," terangnya. 

Dari content creator inilah dibutuhkan para applicator, yaitu orang yang mempunyai kemampuan teknis mumpuni untuk menjalankan berbagai macam aplikasi yang sudah dikembangkan di dunia digital. 

"Sehingga untuk bisa menumbuhkan dan mengembangkan serta mengoptimalkan para talenta digital ini, kita harus membangun ekosistem digital yang terdiri dari enam elemen. Yaitu, talenta, komunitas, media dan telekomunikasi, sektor usaha, pemerintahan dan pelayanan publik, serta pertahanan dan keamanan," katanya. 

Hal itulah, lanjut Farhan, yang bisa menjadikan manusia-manusia dan bangsa yang mampu beradaptasi dengan kebiasaan baru.(HH/*)

Add Comment