Tali Asih Direalisasi, Lisda Usul Asuransi Jiwa bagi Tagana

PAINAN (28 Oktober): Sebanyak 39 ribu Taruna Siaga Bencana (Tagana) Se-Indonesia akan menerima tali asih dari Kementerian Sosial (Kemensos). Tahun ini Kemensos mengalokasikan anggaran Rp77 miliar sebagai tali asih Tagana, kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Kemensos, Safii Nasution.

”Total Tagana di Indonesia sekitar 39 ribu dan kami menyiapkan Rp77 miliar sebagai tali asih guna menyokong tugas mereka sebagai relawan,” ujarnya.

Safii Nasution menyampaikan itu seusai acara pencanangan Kampung Siaga Bencana di Nagari Kambang Barat, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (27/10).

Menurut Safii, pengalokasian dana tersebut sesuai permintaan Komisi VIII DPR RI, terutama oleh anggota Komisi VIII DPR, Lisda Hendrajoni dari Fraksi Partai NasDem yang terus mendesak agar tali asih bagi anggota Tagana menjadi perhatian pemerintah.

“Beliau (Lisda) terus kejar ini. Kami pun di Kementerian mengupayakan agar ini dapat terus ditingkatkan. Pada Maret 2021, tepat hari jadi Tagana, kita launching ATM untuk masing-masing anggota Tagana,” ungkapnya.

Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni, dalam sambutannya menyampaikan akan terus mengupayakan yang terbaik bagi anggota Tagana.

Selain penambahan tali asih, menurut Lisda setiap anggota Tagana juga harus dilengkapi dengan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa, karena Tagana merupakan garda terdepan saat terjadinya bencana. Saat ini tali asih yang diterima Tagana sebesar Rp250 ribu/orang/bulan dan dibayarkan per enam bulan.

 “Terima kasih atas tanggapan dari Kementerian, atas usulan kami. Ke depan kita juga berharap, setiap anggota Tagana, dapat memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa,” ujar Legislator NasDem tersebut.

Srikandi NasDem tersebut juga berpesan kepada seluruh kabupaten/kota agar dapat mengalokasikan dana pada APBD untuk para Tagana.

“Terkait tali asih kami juga berharap agar seluruh kabupaten/kota juga mengalokasikan dana pada APBD masing-masing untuk para Tagana,” kata wakil rakyat dari dapil Sumbar I itu.

Pada pencanangan Kampung Siaga Bencana di Nagari Kambang Barat juga dilaksanakan sejumlah kegiatan. Di antaranya, penyerahan santunan bagi empat ahli waris korban bencana angin topan dan tanah longsor di Kecamatan Linggo Sari Baganti dan IV Jurai, Pesisir Selatan.

Selanjutnya penyerahan logistik Lumbung Sosial untuk Kampung Siaga Bencana Kambang Barat sebesar Rp50 juta.

Selain Lisda hadir pula anggota DPD RI, Alirman Sori dan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pesisir Selatan, Zulfian Apriyanto serta sejumlah pejabat lainnya. (Bee/*)

Written by 

Berita Serupa