a

Rapsel Ali Pastikan Kuota Haji untuk Sulsel

Rapsel Ali Pastikan Kuota Haji untuk Sulsel

MAKASSAR (6 Juni): Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi NasDem, Muhammad Rapsel Ali mengunjungi Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Jumat (5/). Kunjungan dalam masa reses itu untuk mendengarkan aspirasi dan melakukan koordinasi.

H Arifuddin Lewa dan Darmawan selaku staf Rapsel Ali disambut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, H Muh Arsyad Ambo Tou di ruangannya. Dia didampingi H Mahyuddin, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Makassar.

“Beliau (Rapsel) menyampaikan salam kepada kita semua. Sebetulnya beliau turun dalam masa reses namun karena kita masih menghadapi kondisi di tengah wabah Covid-19, beliau tidak bisa melakukan perjalanan ke Makassar,” kata Arifuddin Lewa.

Ustadz Harle sapaan akrab Arifuddin Lewa mengatakan koordinasi itu terkait Komisi VIII DPR sebagai mitra kerja Kementerian Agama ingin mengetahui jumlah kuota haji untuk Sulsel khususnya Kota Makassar.

“Yang menjadi sorotan beliau adalah berapa data haji yang tertunda dan kuota haji untuk Kota Makassar. Sebenarnya di beberapa media sudah menerbitkan berita tersebut hanya saja kami ingin memastikan apakah yang diberitakan sesuai dengan data dari Kantor Kemenag Kota Makassar. Beliau juga menyampaikan agar Kakanwil dan Kakandep Agama tidak melakukan pelanggaran. Maksudnya adalah jangan sampai harusnya nama-nama ini yang berangkat itu terganti ke tahun depan,” tegasnya.

Arsyad Ambo Tou mengatakan kuota haji untuk Sulsel tahun 2020 mengalami pengurangan tapi jumlah kuota terbanyak didapatkan Kota Makassar.

“Alhamdulillah untuk Kota Makassar mendapat kuota sebanyak 1.127 orang dari total kuota Sulsel 7.272 orang. Saya pikir bahwa nama-nama yang sudah terkoneksi dengan sistem sekarang akan disiapkan untuk tahun depan. Taruhlah misalnya ada jamaah yang sudah memenuhi proses pelunasan, tetapi terjadi pembatalan atas permintaan atau meninggal barulah mengalami pergeseran urutan. Tapi yang jelas sekarang sudah terproses maka berdasarkan hal itu pula yang menjadi skala prioritas nanti,” jelasnya.

Arsyad Ambo Tou menyatakan para calon jamaah haji melakukan pelunasan dengan dua tahap dan terakhir di tanggal 29 Mei 2020.

“Alhamdulillah dari 1.127 untuk Kota Makassar itu tersisi 7 orang yang belum melunasi. Prioritas haji tahun ini tetap kita merujuk pada tupoksi kecuali yang 2% itu barulah diurut sesuai dengan usia dan masa pendaftaran. Karena biar usianya lebih dari yang lain tapi pendaftarannya baru dua bulan maka tetap diberikan yang standart dua tahun,” lanjutnya.

Sejauh ini, tambah Arsyad, tidak ada masalah terkait penundaan jamaah haji tahun 2020. Belum ada juga calon jamaah yang meminta pengembalian pelunasan yang telah dilakukan. (Hatim/*)

Add Comment