Hatari Serahkan Bantuan bagi Pelaku UKM IKM Maluku Utara

TERNATE (13 Oktober): Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem yang juga Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Achmad Hatari, memberikan bantuan kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) serta industri kecil dan menengah (IKM) seperti koperasi, pelaku usaha mikro dan kelompok tani di Aula Bank Indonesia Ternate, Maluku Utara, Senin (12/10). 

Penyerahan bantuan disertai kegiatan diskusi kelompok terpimpin (DKT) dengan tema ‘Strategi Pemulihan Ekonomi dan Mendorong Adaptasi UMKM dalam Masa Kenormalan Baru’, menghadirkan jajaran perbankan di Maluku Utara, akademisi, pelaku usaha UMKM dan koperasi. Selain itu ada juga peserta dari lembaga pemerhati UMKM di Maluku Utara seperti UKM IKM Nusantara Maluku Utara, Sidego, Taranoate, Hipmuaindo, IPEMI Maluku Utara. Kegiatan diskusi tetap mengedepankan protokol kesehatan. 

Dalam sambutanya, Hatari yang juga Ketua DPW Partai NasDem Maluku Utara menyampaikan, selaku pimpinan Komisi XI DPR RI dan anggota Badan Anggaran DPR RI dirinya selalu bersuara keras tentang strategi pemulihan ekonomi bangsa ini khususnya di dapil Maluku Utara.

“Maluku Utara saat ini masih dikategorikan sebagai wilayah 3T yaitu terluar, tertinggal dan termiskin. Maka itu saya terus berusaha bagaimana agar Pemerintah Pusat menaruh perhatian kepada perwakilan daerah saya yaitu Maluku Utara,” ujar Legislator NasDem itu. 

Lewat fungsi pengawasannya di DPR RI, putra asli Tidore itu menyampaikan bahwa segala upaya percepatan pembangunan dan perekonomian di Maluku Utara selalu dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan melakukan diplomasi pada level strategi kebijakan makro. 

“Saya kan tidak perlu ekspos apa yang saya lakukan selama ini sebagai perwakilan rakyat, tapi silahkan saja tanya bupati, walikota, gubernur, kanwil, perbankan di Maluku Utara bagaimana komunikasi dan akses yang saya berikan selama ini untuk kemajuan dan pemulihan ekonomi di Maluku Utara,” kata wakil rakyat dari dapil Maluku Utara itu. 

Salah seorang perserta diskusi perwakilan dari Hipmuindo, Gajali, menyampaikan  bahwa mereka sangat berharap agar pelaku UMKM di Maluku Utara bisa secara konsisten dibantu dari aspek pemasaran dan penjualan produk. 

“Sebenarnya potensi produk unggulan di Maluku Utara sangat mampu bersaing, akan tetapi butuh sentuhan lebih Pemerintah Pusat sampai daerah agar perhatian untuk pelaku UMKM baik dari soal kemudahan perizinan, pelabelan sertifikat halal, BPOM, kemasan bisa menjadi prioritas pemerintah. Kami berharap Bapak Hatari bisa terus aspirasikan kondisi riil kami,” ungkapnya. 

Mendengar aspirasi tersebut, Hatari berjanji hasil diskusi itu akan menjadi bahan dan catatan penting untuk disuarakan di parlemen. Namun Hatari berharap kolaborasi dan sinergitas serta konsistensi terhadap persoalan dan solusi UMKM di Maluku Utara harus tetap terjalin secara baik.

“Karena bagaimanapun juga, sektor yang paling diharapkan dalam kondisi bangsa yang sudah resesi ini salah satunya adalah sektor UMKM,” tutupnya.(RO/*)

Written by 

Berita Serupa