Felly Letakkan Batu Pertama Pembangunan BLK di Minahasa

TONDANO (14 September): Ketua Komisi IX DPR RI dari Partai NasDem, Felly Estelita Runtuwene secara resmi melakukan peletakan batu pertama (Ground Breaking) Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas di Sekolah Lanjutan Advent (SLA) Tompaso, Kecamatan Kawangkoan, Minahasa, di Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (13/9). Pembangunan BLK itu tidak lepas dari dampak pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, Sulut khususnya.

Legislator NasDem itu dalam sambutannya mengatakan, fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin adalah peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM) Indonesia unggul dan maju yang toleran, berahklak mulia dan setia pada ideologi Pancasila. Itu sebagai salah satu program prioritas pembangunan selama lima tahun ke depan.

“Ciri manusia Indonesia unggul dan maju, yaitu generasi pekerja keras, terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berdedikasi. Serangkaian upaya telah dicanangkan untuk mewujudkan agenda tersebut, di antaranya dengan sejumlah program yang diamanatkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang merupakan mitra Komisi IX DPR RI,” ujar Felly.

Anggota DPR RI dari dapil Sulawesi Utara itu juga mengatakan, tujuan pembangunan BLK itu agar kualitas tenaga kerja di Indonesia, khususnya Sulut, semakin meningkat. Dengan meningkatnya kualitas tenaga kerja Indonesia maka kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan baik di dalam maupun di luar negeri semakin terbuka lebar sehingga dapat mengurangi angka pengangguran.

“Standar kualitas yang ditetapkan pun semakin  meningkat, agar mampu bersaing di pasar nasional, regional, maupun internasional. Berkaitan dengan hal tersebut, Komisi IX DPR bersama Kemenaker berkomitmen untuk terus mempersiapkan tenaga kerja Indonesia agar mampu beradaptasi, bertahan di tengah perubahan dunia kerja dan mampu menghadapi persaingan global yang semakin ketat,” katanya. 

Oleh karena itu, tambah Srikandi NasDem tersebut, Komisi IX DPR RI bersama Kemenaker telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan program untuk meningkatkan akses dan mutu pelatihan vokasi guna menyiapkan SDM kompeten dan berdaya saing. Sinergitas antar Komisi IX DPR, pemerintah dan masyarakat tersebut, di antaranya diimplementasikan melalui pengembangan BLK komunitas.

“BLK komunitas diharapkan bisa menjadi tulang punggung dalam mencetak pekerja, yang didekatkan dengan lembaga pendidikan keagamaan atau lembaga keagamaan nonpemerintah. Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan pengelola BLK komunitas SLA yang sudah mau ikut terlibat bersama-sama dalam program ini,” tandasnya.

Direktur SLA, Lexy Weley menyampaikan terima kasih kepada Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene yang telah menfasilitasi hibah BLK kepada daerah konferensi Minahasa yang meliputi Tomohon, Minahasa, Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara yang telah terlaksana peletakan batu pertamanya.

“Kami yakin pembangunan ini akan berjalan sebagaimana jadwal yang ditetapkan. Dan kami percaya melalui BLK ini akan mendidik, membina mereka yang memiliki minat dalam seni kuliner, untuk mereka bekerja berwirausaha dalam bidang yang diajarkan kepada mereka,” katanya.(RO/*)

Written by 

Berita Serupa