a

NasDem Bantu 2.000 Masker ke RS Sentosa Bogor

NasDem Bantu 2.000 Masker ke RS Sentosa Bogor

BOGOR (6 April): Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali memberikan bantuan masker guna melawan virus corona (Covid-19) ke RS Sentosa sebanyak 2.000 masker lewat program NasDem Peduli.

"Alat pelindung diri (APD) seperti masker saat ini sangat sulit didapat. Tetapi, alhamdulillah DPW NasDem Jawa Barat berhasil menyediakan dua ribu masker untuk didonasikan ke RS Sentosa Bogor," ujar mantan caleg DPR RI Dapil V Kabupaten Bogor, Friedrich M Rumintjap saat terjun langsung memberikan bantuan ini, Senin (6/4).

Friedrich yang akrab dipanggil dr. Frits ini mengatakan, pemberian bantuan APD ke RS Sentosa karena rumah sakit itu sebagai rumah sakit rujukan yang diharuskan untuk menangani pasien Covid-19.

"Pemberian bantuan APD ini merupakan bagian dari NasDem Peduli dan sudah dilakukan pengurus NasDem di seluruh Indonesia, yaitu membagikan ribuan hand sanitizer, sabun cuci, masker, dan lainnya," tutur Frits. 

Direktur RS Sentosa Bogor, Margaretha Kurnia mengatakan, RS Sentosa Bogor adalah salah satu rumah sakit swasta yang diharuskan menangani rujukan pasien Covid-19.

"Maka dari itu kami sangat membutuhkan APD untuk perawatan tersebut. Kami mengucapkan terima kasih kepada Partai NasDem yang telah memberikan masker ini," ujarnya. 

Frits juga mengatakan, masalah Covid-19 itu tidak bisa dicegah pemerintah sendiri. Tetapi, harus ada kolaborasi pemerintah, korporat, dan masyarakat.

"Saya mengharapkan adanya keselarasan antara pemerintah pusat dan daerah dalam membuat kebijakan. Karena, saya melihat ada kecenderungan pemerintah daerah memiliki kebijakan sendiri yang kurang selaras dengan pusat, seperti lockdown dan lain sebagainya," tuturnya. 

Frits berharap, pemerintah dapat 'kompak dan konkret' yaitu, kompak secara kebijakan dan konkret dalam tindakan seraya mengimbau agar masyarakat peduli mengenai bahaya Covid-19.

"Tidak perlu panik tapi tetap waspada. Terapkan pola hidup bersih sehat dan patuhi imbauan pemerintah," pungkasnya.(Kris/HH/*)

Add Comment