Syarif Minta Intervensi Jalan Perawas dari APBN

KETAPANG (12 Maret): Anggota DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie mendorong Jalan Perawas yang menghubungkan Kabupaten Ketapang – Kota Pontianak, Kalimantan Barat berubah status menjadi jalan strategis nasional, sehingga pembangunannya bisa mendapatkan intervensi dari APBN.

Hal ini disampaikan legislator dari NasDem  tersebut, saat menggelar silahturahmi dan penyerapan aspirasi di masa reses di Masa Sidang II Tahun 2019-2020 di Desa Kampung Kaum Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (11/3).

“Saya sudah bicarakan kepada gubernur Kalbar dan bupati M Utara agar diajukan ke pemerintah pusat perubahan status Jalan Perawas ini masuk jalan strategis nasional. Ini tujuannya agar akses jalan ini segera selesai dan pembiayaan pembangunannya bisa diintervensi pemerintah pusat melalui APBN, mengingat di tahun 2020 ada pembahasan perubahan status jalan,” ujar Syarif.

Menurut anggota DPR RI dari Fraksi NasDem itu, Jalan Perawas akan mempersingkat perjalanan darat dari Ketapang menuju Pontianak selama tiga jam.

“Insya Allah, bila Jalan Perawas terbangun akan memberikan dampak luar biasa bagi Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara. Jarak tempuh ke Kota Pontianak bisa lebih cepat,” urai anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalbar ini.

Legislator NasDem itu berharap, nantinya jalan tersebut dapat membuka akses bagi daerah-daerah yang masih terisolasi sehingga akan terbangun dan tumbuh pusat-pusat ekonomi baru di Kayong Utara dan Ketapang.

“Insya Allah, terbukanya jalur transportasi akan membuka juga akses dan pergerakan ekonomi. Saya yakin, Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara jauh lebih maju,” pungkasnya(Khae/HH/*)

Written by 

Berita Serupa

Leave a Comment