a

Surya Paloh Minta Kader NasDem Jauhkan Propaganda Murahan

Surya Paloh Minta Kader NasDem Jauhkan Propaganda Murahan

TULUNGAGUNG (9 Februari) : Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan NasDem akan tetap menjaga kesejukan dalam berpolitik. Surya mengemukakan itu saat berjumpa dengan ribuan kader partainya di Crown Victoria Hotel, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (8/2) dalam rangka memberikan pengarahan dalam menghadapi Pilpres 2019. 

NasDem, kata Surya, tidak akan melontarkan kebohongan hanya demi elektabilitas. Ia pun mengingatkan para kader dan calon anggota legislatifnya untuk tetap memajukan gagasan pikiran politik tanpa perlu memaksa. 

"Kita berjanji pada diri kita, tidak akan melakukan propaganda murahan. Kita tidak melakukan fitnah,  tidak memutarbalikkan fakta, yang hitam itu putih yang putih itu hitam. Itu bukan NasDem," ujar Surya.

Sebagai partai, tambah Surya lagi, NasDem berkewajiban untuk membangun kesadaran politik di Indonesia. Hal ini juga demi memajukan kehidupan bangsa.

Karenanya, proses pendidikan politik perlu menekankan semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab, telah banyak tersebar pemberitaan di sosial media yang Surya anggap berpotensi memisahkan golongan.

Padahal, perbedaan pendapat merupakan suatu hal yang lazim terjadi dalam sistem demokrasi.

"Mulai terjadi garis pisah seakan-akan politik aliran, golongan, itu jauh melebihi kepentingan politik kebangsaan. Itu yang merisaukan hati kita," tutur Surya.

"Sekali lagi NasDem  mengajak marilah kita semua komponen masyarakat ini, para peserta pemilu boleh pilihannya berbeda, tapi Nasdem tetap menjaga dan mengajak kita semua bersaudara," lanjut dia.

Surya pun menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam kontestasi di pemilu. NasDem pun menempatkan kepentingan persatuan bangsa di atas kepentingan partainya.

"Bahkan kepentingan persatuan bangsa di atas kepentingan pilpres, kepentingan keutuhan bangsa di atas kepentingan pileg. Kalau memang bangsa ini jelas akan runtuh, akan tercerai-berai karena pilpres, atau pileg lebih baik tidak usah ada pilpres, dan pileg" tegas Surya. (*)

Add Comment