a

Caleg NasDem Shanti Ramchand Angkat Hak Hewan Jadi Agenda Politik

Caleg NasDem Shanti Ramchand Angkat Hak Hewan Jadi Agenda Politik

JAKARTA (2 Februari) : Calon anggota legislatif (caleg) DPR RI Partai NasDem Shanti Ramchand mengatakan kesejahteraan hewan di Indonesia perlu diangkat dalam sebuah agenda politik.  Dia mengemukakan itu dalam acara Focus Group Discussion (FGD) dengan komunitas penyayang hewan yang berlangsung di Gedung Media Indonesia, Jakarta, Sabtu (2/2). 

Dengan mengangkat tema Hak Hewan dan Kedaulatan Bangsa, Shanti mengatakan bahwa negara wajib hadir untuk melindungi dan memberikan kesejahteraan kepada para hewan. Dia menilai hewan memiliki hak dan tempat yang sama untuk bisa hidup berdampingan dengan manusia. 

"Hewan merupakan bagian dari Indonesia. Mereka punya hak karena mahluk hidup juga seperti manusia," ungkap Shanti yang akan bertarung di daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta II itu. 

Belum tegaknya hukum yang mengatur tentang penganiayaan hewan di Indonesia, kata Shanti, menjadi salah satu faktor masih adanya kasus penganiayaan hewan yang terjadi di Indonesia.

 Berdasarkan pengalamannya mengawal kasus penganiayaan hewan ke ranah hukum, Shanti menuturkan terkadang masih ada aparat penegak hukum yang belum mengetahui adanya pasal 302 KUHP yang dapat dijadikan pasal untuk menjerat para pelaku penganiayaan hewan. 

"Yang saya sayangkan, pihak kepolisian pun tidak mengerti bahwa kalau ada hewan yang dipukulin, dia bisa membela hewannya pakai KUHP 302," ujarnya. 

Untuk memastikan hak-hak kesejahteraan hewan diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat, Shanti mengatakan dia perlu terjun langsung ke dalam sistem pemerintahan. Hal itu dilakukan agar dia bisa lebih leluasa melakukan edukasi dan advokasi yang baik dan benar tentang hak-hak kesejahteraan hewan. 

"Yang paling mendasar di sini adalah edukasi dan advokasi yang benar. Kesejahteraan hewan harus sudah masuk agenda politik karena ini bagian dari kebangsaan dan kenegaraan," paparnya. 

Kendati demikian, dalam 10 tahun terakhir , tambah Shanti, perkembangan terhadap kecintaan dan kepedulian hewan di Indonesia perlahan mulai meningkat pada kalangan generasi muda. Hal itu disebabkan karena generasi muda cenderung sudah mendapatkan edukasi yang baik tentang kesejahteraan hewan. 

"Di seluruh dunia, kesejahteraan hewan sudah menjadi agenda utama di pemerintahan khususnya di negara-negara Uni Eropa," paparnya. 

Idealnya, kata Shanti lagi, Indonesia dapat belajar dari negara lain seperti Belanda dan Australia yang telah menerapkan hak-hak asasi hewan dengan baik dan benar. Hewan setidaknya memiliki 5 hak asasi yang wajib dijaga oleh negara yaitu hak untuk tidak disakiti, hak tidak lapar dan haus, hak tidak merasa takut, hak bisa berjalan bebas, dan hak untuk berekspresi. 

"Bisa kita perjuangkan melalui kerja sama aparat hukum, UU, dan advokasi. Tiga hal ini sangat penting. Tidak lupa juga edukasi dengan masyarakat," tuturnya.(Uta/*)

Add Comment