a

Kelembutan Hati Anak Punk Pasuruan Membantu Korban Tsunami

Kelembutan Hati Anak Punk Pasuruan Membantu Korban Tsunami

LAMPUNG SELATAN (8 Januari): Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menerima bantuan untuk masyarakat terdampak tsunami dari warga Jawa Timur yang disalurkan melalui Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Timur, Senin (7/1). 

Serah terima bantuan dilaksanakan di area Pendopo Bupati Lampung Selatan.

 Bantuan tersebut secara langsung diantarkan Partai NasDem Jawa Timur dengan mengemas ke dalam 38 truk yang telah menempuh perjalanan selama 24 jam dengan total jarak tempuh ribuan kilo meter.

Serah terima bantuan diwakili Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jatim  Sri Sajekti Sudjunadi (Jeannette Sudjunadi) dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem A Effendy Choirie kepada Bupati Lamsel Nanang Erwanto disaksikan Ketua DPW NasDem Lampung Taufik Basari (Tobas).

Ada hal mengharukan saat proses bongkar muat bantuan dilaksanakan. Bupati  Lamsel menemukan adanya sumbangan yang dititipkan dari anak punk Kabupaten Pasuruan kepada rombongan Partai NasDem Jawa Timur.

"Cukup terharu juga, karena seolah-olah anak punk itu tidak peduli dengan bangsanya, tapi ternyata mereka sangat peduli dengan bangsa dan negara, khususnya warga Lampung Selatan yang terdampak tsunami," kata Nanang Erwanto.

Dalam kardus sumbangan tersebut tertulis, 'Mafud Anak Pank Pasuruan, Biar Kami Anak Pank Kami Punya Hati, Harta Bukan Segalanya Tapi Cinta Sesama Itulah Kita'. 

Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan, Dulkahar pun membuka langsung kardus sumbangan tersebut yang berisi pakaian layak pakai.

Dulkahar menuturkan Pemkab Lampung Selatan merasa sangat bangga, meski menurutnya banyak pihak yang memandang sebelah mata dan mencemooh anak-anak punk tapi ternyata ada kepedulian di dalam hati mereka terhadap saudaranya yang sedang berupaya bangkit pasca dilanda musibah.

 

“Jangan menilai seseorang dari penampilan saja. Semoga dicatat sebagai amal ibadah mereka dan semoga kami bisa menyampaikan bantuan-bantuan ini dengan tepat,” tandas Dulkahar.

Di tempat terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Pasuruan, H Joko Cahyono atau yang akrab disapa Kaji Joko, mengaku anak punk itu memang berasal dari wilayahnya.  

"Mereka adalah anak-anakku, anak-anak alam yang tiap malam berselimutkan dinginnya angin malam, berteduhkan langit berurai bintang. Kala musim hujan datang, mereka pun acapkali menggigil kedinginan di tengah cerca dan makian mata-mata tajam yang merajam mereka," tulis Kaji Joko dalam chatnya ke partainasdem.id.

Lebih jauh, Kaji Joko yang ikut mengantar  di titik kumpul terakhir bantuan warga Jawa Timur untuk korban tsunami Selat Sunda itu menuturkan, dirinya tak tahan untuk tidak meneteskan air mata ketika partainasdem.id mengkonfirmasi hal bantuan anak punk itu.

"Mereka anak-anak alam yang sarat belajar tentang kerasnya kehidupan," urai Kaji Joko.

Kaji Joko yang akan kembali berkompetisi di kontestasi legislatif itu menambahkan, anak-anak alam itu membangun solidaritas persahabatan dan persaudaraan dengan cara mereka sendiri, yang seringkali dipandang kontra kaidah umum.

"Apapun dan siapapun mereka adalah anak-anak bangsa, yang perlu sentuhan kita selaku orang tua, untuk mengajak berkomunikasi dari hati ke hati.  Hari ini, mata hati dan bathiniah kita tersentak,  ternyata mereka begitu lembut sisi kemanusiaannya.  Tanpa basa basi dan berteori yang 'ndakik ndakik'  (bombastis) mereka konkrit berbuat," kata Kaji Joko.(*)

Add Comment