a

NasDem Jatim Silaturahmi dengan Media

NasDem Jatim Silaturahmi dengan Media

SURABAYA (13 November): Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Jawa Timur (Jatim) melakukan silaturahmi dengan ratusan awak media yang ada di Jatim. Kegiatan tersebut dilakukan di Rumah Makan Ria Jalan Kombespol M Duryat, Surabaya, Selasa (13/11). 

Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Sri Sajekti Sudjunadi atau yang akrab disapa Jeannette Sudjunadi menyatakan sudah menjadi kebiasaan bagi Partai NasDem untuk berkomunikasi dengan awak media.

“Kita memang sering silaturahmi dengan pers dalam situasi apa pun. Ini juga bagian dari perayaan ulang tahun ke tujuh Partai NasDem dengan awak media,” katanya.

Jeannette mengaku awak media memiliki tempat tersendiri bagi Partai NasDem. Fungsi dan peran media dalam pembangunan bangsa di negara demokrasi sangatlah penting.

“Semua isu persoalan masyarakat ada di teman-teman media. Dari situ partai bisa memberikan solusi konkret untuk masyarakat,” jelasnya.

Salah satu strategi Partai NasDem, lanjut perempuan yang juga menjabat Ketua  DPP Partai NasDem Bidang OKK, yakni menjalin silaturahim dengan berbagai pihak, termasuk dengan awak media.

“Saking pentingnya awak media di Indonesia, (maka) tidak heran jika pers disebut sebagai pilar ke-4 Bangsa,” lanjutnya.

Dalam momentum silaturahmi tersebut, Partai NasDem kembali terus menyuarakan slogan Partai NasDem yakni Gerakan Perubahan Restorasi Indonesia.

“Partai NasDem secara konsisten sejak awal berdirinya terus melakukan gerakan-gerakan nyata sesuai dengan gagasan yang diusung, Restorasi Indonesia," paparnya.

Restorasi Indonesia  merupakan gerakan untuk memulihkan, mengembalikan, memperbaiki, dan mencerahkan arah kehidupan bangsa sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa.

Turut hadir dalam silaturahmi tersebut Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem Effendy Choirie atau yang akrab disapa Gus Choi. 

Pada kesempatan yang sama Gus Choi menuturkan NasDem konsisten menjalankan politik tanpa mahar hingga di usia partai yang ke-7.

“Politik antimahar merupakan wujud keseriusan, kesungguhan Partai NasDem dalam mengantarkan putera-puteri terbaik bangsa menjadi wakil rakyat. Dengan ini (politik tanpa mahar), Partai NasDem menolak kemungkinan bibit-bibit korupsi di negeri ini. Para mantan koruptor pun ditolak untuk menjadi caleg dari Partai NasDem,” katanya.

Selain awak media dan pengurus Partai NasDem, hadir pula puluhan caleg Partai NasDem dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan RI. Di antaranya Rahma Sarita dan Maruli Hutagalung yang dikenal sebagai mantan Kepala Kejaksaan Tinggi yang sering memberantas korupsi. (Bappilunasdemjatim.com/*)

Add Comment