a

Masykur Ingatkan Pemda Donggala Sudahi Bagi Sembako

Masykur Ingatkan Pemda Donggala Sudahi Bagi Sembako

DONGGALA (11 November): Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sulawesi Tengah, Masykur, mendesak Pemerintah Kabupaten Donggala segera membuat hunian sementara (Huntara) bagi warga korban bencana gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. 

Menurut Masykur, hingga kini di hampir semua wilayah pengungsian di mana warga kehilangan rumah belum nampak ada pembangunan Huntara.  

Lebih jauh Masykur mengatakan, ribuan kepala keluarga kini tidak memiliki rumah karena  habis disapu tsunami. Seperti di Desa Wani Satu, Wani Dua, Lero Tatari, Lero, Tompe, Tanjung Padang, Lende Ntovea, Lombonga, beberapa di Kacamatan Banawa, termasuk rumah warga yang porak poranda akibat gempa hingga kini masih hidup di bawah tenda pengungsian. 

"Mestinya di masa transisi darurat ini Pemda Donggala prioritaskan program percepatan hunian tempat berteduh warga dari tenda ke Huntara. Program seperti ini yang sangat dinanti warga ketimbang membagi sembako," tutur Masykur, seperti keterangan yang diberikan ke partainasdem.id. 

Di masa transisi menuju pemulihan selama 60 hari ke depan sampai 25 Desember 2018, merujuk Surat Keputusan Gubernur No. 466/425/BPBD/2018.

 

"Saya kira sudah cukup batas toleransi sebulan lebih warga korban hidup di bawah tenda beralas tanah. Dan hal demikian ini tidak bisa diabaikan sebab tanggung jawab negara melekat di sana," tegas Masykur yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Sigi. 

Diterangkannya, salah satu tanggung jawab itu menyediakan Huntara yang lebih manusiawi.

 

"Kita yakin ada banyak pihak yang siap berpartisipasi dalam pembangunan Huntara seperti di Palu dan Sigi sepanjang Pemda sudah menyiapkan ruang untuk itu. Termasuk memastikan ketersediaan pasokan pangan kepada warga korban," tutup Masykur.
(*)

Add Comment