a

Horjani Inisiasi Pemasangan Listrik Musholla Nurul Amalia

Horjani Inisiasi Pemasangan Listrik Musholla Nurul Amalia

BATAM (25 Oktober): Calon anggota legislatif (caleg) dari Partai NasDem untuk DPRD Provinsi Kepulauan Riau, dapil 5, Horjani Dewati Hutagalung menginisiasi terpasangnya saluran listrik di Musholla Nurul Amalia, Rt 04/16 Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kepri, Selasa (23/10).  

Musholla Nurul Amalia sudah puluhan tahun belum memiliki pasokan arus listrik. Namun kini memiliki meteran listrik sendiri. Pemasangan meteran listrik untuk Musholla Nurul Amalia dikerjakan langsung l petugas dari Braight PLN dibantu beberapa warga berserta Ketua Rt 04, Lukkas. 

"Saya mewakili warga, mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi (Amjon), Gubernur Kepri (Nurdin Basirun), dan juga kepada Ibu Horjani Dewati Hutagalung yang telah menjembatani masyarakat kepada pemerintah, sehingga terjadi pemasangan listrik di Musholla Nurul Amelia", tutur Lukkas.

Horjani yang disebut sebagai penyambung lidah masyarakat untuk memperjuangkan pemasangan listrik di Musholla Nurul Amelia menyampaikan bahwa hal seperti ini bukanlah yang pertama dia lakukan.

"Ini ke dua kalinya saya sebagai mediasi antara masyarakat kepada Pemerintah Provinsi, dalam hal ini adalah Pak Gubernur dengan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi," ungkap politisi NasDem itu.  

Lebih jauh Horjani juga mengatakan, mengapa hal itu dia lakukan, karena menurutnya, dia sudah terbiasa  mendengarkan aspirasi dari masyarakat.

"Saya senang sekali bisa bertemu dengan masyarakat, bertatap muka, bertanya langsung apa keinginan mereka.  Ternyata setelah kita bicara mereka punya tempat ibadah (Musholla) yang listriknya itu redup-redup, masyarakat bilang ke saya, "ibu tolong dong, listrik kita di Musholla redup-redup, keluh warga ke saya," kisah Horjani menirukan masyarakat.

Seperti diketahui, rumah liar (ruli) ini, kurang mendapat perhatian dari pemerintah, dan seperti yang kita juga ketahui, bahwa di rumah liar itu tidak ada anggaran dari pemerintah.

"Tapi ini lah hebatnya Pemerintah Provinsi, bicara soal sentuhan kepada masyarakat, dalam hal ini adalah tempat ibadah, mereka punya cara bagaimana mereka bisa tetap membantu, bekerja sama antara Pemerintah Provinsi dan PLN," pungkas Horjani Dewati Hutagalung.(*)

Add Comment