a

Ketua Tim Pemenangan Koalisi Indonesia Kerja Tokoh Nasional

Ketua Tim Pemenangan Koalisi Indonesia Kerja Tokoh Nasional

JAKARTA (12 Agustus): Usai ditetapkannya Calon Wakil Presiden yang mendampingi Joko Widodo (Jokowi),  Koalisi Indonesia Kerja segera membentuk Tim Pemenangan.

 Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan ketua tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin merupakan tokoh nasional yang menonjol. 

"Ketua tim nasional pemenangan Pilpres 2019 merupakan tokoh nasional yang menonjol yang secara efektif bekerja dan arah politiknya nasional," kata Johnny di Jakarta, Sabtu, (11/8). 

Meski demikian, Johnny tidak mau membeberkan nama tokoh yang akan menjadi ketua tim pemenangan tersebut. 

"Itu nanti pengumumannya oleh calon presiden, namun nama ketuanya sudah masuk," kata Johnny.

 Beberapa nama tokoh nasional santer terdengar akan menjadi ketua tim pemenangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam kontestasi politik di Pilpres 2019, seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. 

Ketika ditanyakan mengenai kedua nama tersebut, Johnny menilai keduanya merupakan tokoh nasional yang menonjol dan layak untuk posisi tersebut.

Jusuf Kalla, menurut Johnny, akan menjadi kekuatan tersendiri jika mau menerima tawaran menjadi ketua tim pemenangan. 

"Namun, akan menjadi pertimbangan sendiri juga karena beliau adalah wakil presiden dan harus cuti, sementara pemerintahan harus tetap berjalan," ungkap legislator asal Nusa Tenggara Timur itu.

Politisi NasDem ini juga mengatakan, ada kemungkinan Pak Mahfud karena ia termasuk tokoh nasional menonjol. 

"Siapa pun yang dipilih kami tetap mendukung, yang terpenting bagi koalisi adalah bisa mempersiapkan dan mengoordinasikan segalanya dari unsur operasi di lapangan hingga pendekatan bagi program kerja calon," tegas Johnny. 

Yang jelas, kata Johnny, tim pemenangan itu sangat besar, terdiri atas berbagai bidang dengan skala nasional mulai dari sekretaris, bendahara dan bagian lainnya yang dibagi dalam 10 direktorat. 

"Jadi, kita tunggu saja pengumumannya. Yang pasti, saat ini tim inti dewan pengarah dari semua ketua umum partai dan bagian "command and control" yang diisi para sekjen sudah terbentuk, sementara tim lengkapnya akan dibentuk Senin depan," ujar dia. 

Johnny mengatakan tim tersebut bukan hanya bertugas untuk pemenangan pilpres 2019, melainkan juga menyusun dan mematangkan rencana program yang disebut oleh mereka sebagai Nawacita 2 serta cara pengimplementasiannya jika pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin terpilih sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. (Ant/*)

Add Comment