a

Flu, Jokowi tetap Antusias Beri Kuliah Umum di ABN

Flu, Jokowi tetap Antusias Beri Kuliah Umum di ABN

JAKARTA, (16 Juli): Pembukaan Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem berlangsung meriah. Ratusan siswa yang berasal dari 517 tempat di seluruh Indonesia hadir untuk mengikuti pembukaan dan kuliah umum yang disampaikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi).

Gubernur ABN, I Gusti Kompyang Manila saat ditemui di ruangannya usai kegiatan menerangkan Presiden Jokowi sudah dau tahun berturut-turut membuka dan memberikan kuliah umum di ABN.

“Ini kan sudah dua tahun berturut turut datang ke sini, doa saya beliau terpilih lagi di 2019 bisa 5 tahun lagi,” kata IGK Manila, di kampus ABN, Jakarta Selatan, Senin (16/7).

IGK Manila mengungkapkan, meski sedang dilanda flu Presiden Jokowi tetap menyempatkan hadir di acara pembukaan ABN NasDem Angkatan II. Menurut Mayor Jenderal (Purn.) TNI AD ini Presiden Jokowi sudah berjanji untuk bisa datang dan memberikan pengarahan kepada siswa ABN pada setiap tahunnya. 

“Beliau pada hari ini sebenarnya sedang flu, sakit beliau tapi beliau datang mungkin beliau senang ya tadi pun waktunya sudah selesai saya kelebihan waktu sampai satu jam setengah,” tambah IGK Manila.

IGK Manila yang memiliki gelar Panglima Gajah ini juga menceritakan bagaimana Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menjalankan tugasnya untuk memastikan keamanan kepada Presiden Jokowi sehingga terlaksana kegiatan beliau.

“Prosesnya panjang tempat kami diperiksa disterilkan itu sudah biasa kami persilahkan,” katanya.

IGK Manila yang juga Sekretaris Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mendoakan Presiden Joko Widodo diberikan usia yang panjang dan terpilih kembali untuk memmimpin pembangunan di Indonesia, sehingga bisa berkunjung kembali ke kampus ABN NasDem.

“Doa saya presiden setiap tahun bisa kesini,” kata IGK Manila.

Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem menjadi institusi pendidikan yang diiniasi langsung oleh Surya Paloh. ABN dibentuk dalam rangka membina kader partai agar memahami konteks kepribadian, kebangsaan dan kepartaian.

Civitas Akademika ABN selalu melakukan evaluasi di berbagai sisi. Salah satunya dari kapasitas kader yang datang untuk diproyeksikan dan dibentuk bisa menjadi pemimpin di 10 hingga 15 tahun ke depan.(*)

Add Comment