a

Pengamat Sebut Pintu Kemenangan NasDem Terbuka Lebar di 2019

Pengamat Sebut Pintu Kemenangan NasDem Terbuka Lebar di 2019

JAKARTA, (29 Juni): Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menilai langkah dan pencapaian Partai NasDem dalam perhelatan Pilkada 2018 sudah melewati prosedur yang brilian.

Hal tersebut menurutnya, dapat dilihat dari hasil hitung cepat yang menyatakan 11 dari 17 pasang calon kepala daerah tingkat provinsi berhasil dimenangkan oleh NasDem.

Qodari menilai bahwa NasDem telah memperlihatkan kinerjanya sebagai partai politik modern. Menurutnya kontestasi di Pilkada serentak kali ini merupakan ajang penilaian masyarakat terhadap variabel partai politik dan figur calon kepala daerah.

“Jadi saya tahu NasDem dalam memilih calon itu di luar dari faktor-faktor kualitatif dan faktor kuantitatif kuat, apa itu faktor kuantitatif, melihat hasil survei. Siapa calon yang dikenal siapa calon yang disukai dan itu sudah menjadi separuh jalan menuju kemenangan,” terangnya, Kamis (28/6).

Langkah tersebut, lanjut Qodari, membuat NasDem yang notabene adalah partai baru yang justru lebih banyak mendapat tempat di hati masyarakat di banding partai politik lainnya.

“Dengan hasil yang ada saat ini, saya melihat itu sebagai kunci sukses NasDem sebagai partai baru, tapi kemudian bisa melejit yah,” terangnya.

Hal tersebut diakui Qodari juga tidak lepas dari strategi dan taktik yang dijalankan Partai NasDem. Belum lagi adanya politik gagasan yang sedang dijalankan, mencoba keluar dari fakta sosial di dunia politik tanah air dengan mendukung calon terbaik tanpa menarik mahar politik.

“Karena merasa sangat diuntungkan begitu. Jadi ini adalah sebuah strategi dan cara yang tepat NasDem di Pilkada tahun ini,” ujarnya.

Qodari menilai pintu kemenangan NasDem di tahun 2019 sudah terbuka lebar. Namun, pihaknya juga mengingatkan bahwa tidak semudah yang dibayangkan, melainkan harus terus ada terobosan-terobosan baru yang bermanfaat.

“Jadi tidak bisa hanya megandalkan udah menang di Pilkada, terus kemudian otomatis suara NasDem meningkat, jadi tidak bisa seperti itu. Harus ada program khusus ke depan,” tandasnya.(*)

Add Comment